Harga per Kilo Lebih Murah, Kopi Bubuk Robusta Ternyata Lebih Disukai di Lampung

Harga per Kilo Kopi Bubuk - pekat-memikat.blogspot.comHarga per Kilo Kopi Bubuk - pekat-memikat.blogspot.com

kopi saat ini memang tergolong menjanjikan. Tak heran jika banyak berdiri cafe-cafe yang berjualan beraneka kopi atau bahkan toko-toko yang menawarkan bermacam-macam kopi dalam wujud masih biji (bean) atau bahkan yang sudah digiling ke dalam bentuk bubuk. Peminat kopi cukup besar jumlahnya di , mulai dari remaja hingga orang dewasa. pun dikenal memiliki banyak kopi berkualitas yang dijual dengan harga cukup bersaing dengan kopi-kopi luar negeri.

Di Lampung misalnya, kopi jenis robusta kabarnya lebih digemari oleh konsumen setempat dan juga dari luar provinsi. Biasanya biji kopi robusta sangrai atau bubuk lebih banyak dicari karena harganya yang relatif lebih murah dibanding jenis lain. Adapun harga kopi arabika dari Aceh, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, dan Sulawesi dijual antara Rp 47.500 hingga Rp 52.000 per kemasan isi 200 gram. Sedangkan biji kopi sangrai robusta Lampung harganya hanya Rp 15.000 per kemasan 200 gram.

Menurut Nita, salah seorang penjual kopi di Telung Betung Selatan, Bandarlampung, selain harganya yang murah, kopi robusta digemari karena juga mempunyai yang baik. “Sehingga banyak masyarakat memilih kopi Lampung,” jelas Nita, seperti dilansir Katadata.

Nita mengaku hanya menjual kopi robusta dalam bentuk biji pasca sangrai dan juga bubuk. Kopi bubuk dibedakan ke dalam 2 , yakni yang gilingannya kasar dan gilingan halus. “Bubuk yang kasar paling laris di sini, soalnya kopi bubuk halus masih tergolong baru,” beber Nita.

Kopi robusta bubuk kasar harganya dibanderol Rp 60 ribu per kilo, sedangkan yang bubuknya halus dijual dengan harga Rp 64 ribu per kilogram (kg). Jenis kemasan kopi pun menentukan. Umumnya kopi bubuk yang dikemas dengan bungkus berbahan kertas dijual lebih murah dibandingkan kopi yang dikemas dengan bahan aluminium foil.

Di ada banyak jenis kopi yang diperjual-belikan per kilo, misalnya saja arabika Aceh Gayo yang harganya Rp 225 ribu per kg, Toraja Sapan Rp 230 ribu, Mandheling Rp 230 ribu, Bali Kintamani Rp 235 ribu, Java Preanger Rp 205 ribu, Flores Bajawa Rp 235 ribu, Papua Wamena Rp 260 ribu, Java Ijen Rp 228 ribu, atau yang lebih murah jenis robusta Java seharga Rp 150 ribu per kilogram.

Loading...