Mengandung Abu Vulkanik, Harga Pasir Mandi Chinchilla Tergolong Mahal

Pasir Mandi Chinchilla - dress-ms.techinfus.comPasir Mandi Chinchilla - dress-ms.techinfus.com

pengerat di dunia ini sangat banyak, mulai dari tikus, hamster, marmut, hingga chinchilla. Dibanding pengerat pada umumnya, chinchilla disebut-sebut memiliki bulu yang paling indah dan halus. Tikus satu ini memiliki tampilan yang imut dan menggemaskan. Uniknya lagi, cara memandikan chinchilla bukan dengan air, melainkan menggunakan pasir yang mengandung abu vulkanik. Bathing sand atau pasir mandi chinchilla ini memang tergolong mahal.

Berdasarkan penelusuran di jual-beli , pasir chinchilla 1 kg mencapai Rp135 ribu per bungkus. Pasir satu ini diklaim mengandung bahan atau abu vulkanik yang memiliki partikel halus, sehingga dapat menjaga bulu chinchilla tetap bersih, halus, dan mengilap. Bahkan pasir mandi ini disebut memiliki daya serap tinggi hingga ke permukaan kulit chinchilla, sehingga bisa menyerap dan membersihkan kotoran atau gumpalan air pada chinchilla.

Sebagai , habitat asli chinchilla ada di sepanjang Pegunungan Andes di Amerika Selatan yang mencakup Peru, Bolivia, Chile, dan Ekuador. Chinchilla umumnya hidup di antara celah-celah bebatuan besar untuk beristirahat serta berlindung dari serangan predator seperti burung besar dan singa gunung.

“Chinchilla terbagi menjadi dua jenis, yaitu Chinchilla berekor pendek dan Chinchilla berekor panjang. Seekor Chinchilla dewasa umumnya memiliki panjang tubuh sekitar 23-38 cm dan untuk jenis ekor panjang ukuran ekornya bisa menyentuh angka 20 cm. Berbeda dengan Chinchilla ekor pendek yang hanya berukuran sekitar 8-10 cm,” demikian seperti dilansir dari IDNTimes.

Chinchilla tergolong omnivora yang dapat memakan segala jenis makanan, mulai dari sayuran, buah-buahan, dan kadang juga dapat memakan serangga atau daging lainnya. Bulu chinchilla yang pendek dan lebat membuat tampilan hewan lucu ini tampak mengembang dan menggemaskan.

Hewan lucu ini menyukai habitat hidup di dingin dan kurang cocok hidup di antara suhu yang panas. Apabila chinchilla dipaksa berada di yang suhunya di atas 27 derajat celsius, maka ia dapat mengalami heat stroke. Selain dipelihara dalam kandang, chinchilla sebaiknya sesekali dikeluarkan dari kandang dan dibiarkan di luar dengan suhu setidaknya 25 derajat celsius.

Loading...