Sedap untuk Pizza, Berapa Harga Oregano per Kg?

Daun oregano untuk pizza - www.gourmetgarden.com

JAKARTA – Jika Anda pernah menyantap pizza atau spaghetti, Anda pasti sudah tidak asing lagi dengan aroma khas taburan serpihan kehijauan di atasnya. Yup, itulah oregano, yang kerap digunakan sebagai penyedap makanan, terutama kuliner dari Italia. Jika Anda tertarik menggunakan ini, sekarang sudah hadir dalam bentuk kering yang dijual ratusan ribu rupiah per kg.

Dilansir dari Kompas, daun oregano kering memiliki flavor lebih tajam dibandingkan daun segarnya. Baik yang kering maupun yang segar, biasa ditambahkan pada sup, casseroles, saus, stew, bahan pengisi, telur, zaitun, teh, masakan berbahan dasar tomat, serta pizza. Selain itu, juga sering ditambahkan dalam saus tomat, fried vegetable, dan daging panggang.

Tidak hanya sebagai penambah makanan, daun oregano juga disebut-sebut memiliki banyak khasiat untuk . Masih menurut referensi yang sama, Hippocrates, bapak ilmu , sudah menggunakan daun ini untuk mencegah infeksi dan mengobati sakit perut serta gangguan pernapasan ringan. Sementara, di China, para dokter meresepkan oregano untuk mengusir demam, diare, mual, kuning, dan gatal kulit.

Jika Anda tertarik menggunakan daun ini untuk masakan Anda, tidak sulit menemukan oregano. Anda bisa membelinya di sejumlah minimarket, swalayan modern, bahkan situs jual beli online. Untuk kemasan 1 kg, sekarang dijual dengan rata-rata Rp130 ribu sampai Rp170 ribuan. Ada juga merk Cairo Food yang ditawarkan dengan Rp260 ribuan per kg, sedangkan yang diklaim diimpor langsung dari Turki dilepas Rp683 ribuan per kg.

Tidak hanya daunnya, minyak oregano atau oregano oil juga memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Hal ini karena minyak oregano mengandung sifat anti-bakteri, anti-jamur, dan anti-alergi. Minyak oregano juga termasuk dalam salah satu jenis minyak esensial (essential oil) yang akhir-akhir ini semakin meningkat popularitasnya.

“Sifat antibakteri dan antijamur minyak oregano memberikan potensinya untuk membantu menyeimbangkan kembali bakteri dan jamur dysbiotic di usus,” terang Amanda Frick, dokter naturopati dan direktur urusan medis untuk Thorne Research di South Carolina, dikutip dari Medcom. “Selain sifat antibakteri dan antijamurnya, minyak oregano telah terbukti efektif melawan virus tertentu.”

Loading...