Harga Mulai Rp 190 Ribuan, Bibit Kurma Tropis KL 1 Asal Thailand Bisa Berbuah di Indonesia

Kurma Tropis KL 1 - www.grapestutorial.comKurma Tropis KL 1 - www.grapestutorial.com

Selama ini buah kurma dikenal lebih banyak dibudidayakan di , sehingga -negara tropis seperti Indonesia seolah tidak memiliki kesempatan untuk membudidayakan buah yang memiliki banyak kandungan tersebut secara lokal. Namun kini rupanya kenyataan berbicara lain, sejumlah masyarakat di Indonesia mulai banyak yang menanam kurma tropis KL 1 asal Thailand dan bahkan sudah ada beberapa yang mengecap keberhasilan buah kurma tropis tersebut.

Buah kurma varietas Kolak One (KL-1) adalah jenis kurma hibrida yang disebut-sebut mampu berkembang-biak di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Kurma KL1 kabarnya adalah hasil temuan dari seorang ahli pertanian asal Chiangmai, Thailand bernama Sak Lamjuan, PhD. Kurma jenis KL 1 sendiri adalah hasil persilangan antara kurma jenis barhee dengan delget nour.

Dibandingkan kurma pada umumnya, kurma KL 1 kabarnya dapat berbuah lebih cepat, rata-rata mulai menampakkan buah di 3 tahun. Sedangkan kurma jenis lain baru berbuah paling cepat umur 6 tahun. Tak cukup sampai di situ, kurma KL 1 juga diklaim mampu masak secara sempurna ketika memasuki masa matang segar atau fase halal.

Menariknya, kurma KL 1 juga memiliki produktivitas yang tinggi. Setiap kurma mampu memproduksi sekitar 100 kg pada usia 3 tahun. Saat ini bibit kurma tropis sudah banyak diperjual-belikan secara online di situs-situs e-commerce dengan yang variatif, tergantung usia bibit. Biasanya berkisar antara Rp 190 ribuan (usia 12 bulan tinggi 60 cm) hingga mencapai Rp 15 jutaan untuk yang sudah berbuah.

Bibit kurma KL 1 hingga kini baru dibudidayakan atau melalui proses perbanyakan dari biji dan anakan. Masih belum ada yang membudidayakan bibit kurma tropis KL 1 dari kultur jaringan karena belum terbukti mampu berbuah lebih dan lebih bagus dari yang melalui biji dan anakan. “Nilai ekonominya satu batang pohon sama hasilnya dengan satu hektare sawit,” kata Alwi Rahmatullah, mahasiswa Fakultas Pertanian UIR, seperti dilansir GoRiau.

Alwi menjelaskan jika untuk pasar Indonesia dan Thailand harga kurma per kg mencapai Rp 350 ribu per kg, jadi apabila dikalikan satu kali musim panen satu pohon sekitar 100 kg bisa menghasilkan Rp 35 juta. Karena dianggap cukup menguntungkan, beberapa masyarakat pun mulai beralih menanam kurma tropis di Indonesia.

Loading...