Harga Mulai Rp 1 Jutaan, Miniatur Truk Hildan Punya Tampilan Mirip Versi Aslinya

Miniatur Truk Hildan - @hildanyusufhanafiMiniatur Truk Hildan - @hildanyusufhanafi

Kreativitas seseorang dalam berkarya memang tak terbatas. Dari limbah mebel yang mungkin terkesan tidak berharga, pria asal Batu, Jawa Timur, Yusuf Hanafi alias Hildan bersama sahabatnya, Muhammad Idris rupanya berhasil membuat miniatur truk yang keren dan memiliki harga cukup tinggi.

“Awalnya jadi satu, kemudian saya posting di Facebook. Tidak disangka ada yang suka, dan minta dibuatkan, sampai sekarang,” ujar Yusuf Hanafi di Kelurahan Temas, Kota Batu, seperti dilansir Merdeka. Bermodal lewat , keduanya melayani pesanan miniatur truk dari asal Bali, Sumatera, Kutai Kertanegara, Pontianak, dan juga beberapa asal Jawa Timur.

miniatur truk Hildan berupa miniatur truk Indonesia yang dibuat dari plastik dan kayu yang tampilannya hampir 90% mirip dengan aslinya. miniatur tersebut panjangnya 48 cm, lebar 12 cm, dan tinggi 17 cm. Miniatur biasanya dirancang dengan skala 1:18 atau 1:12 dan dijual dengan harga antara Rp 1 jutaan hingga Rp 1,6 jutaan, tergantung skala dan tingkat kesulitan pembuatannya.

Yusuf mengaku telah menekuni dunia miniatur truk dari awal 2015 lalu. “Saya suka karena menurutku truk itu keren dan jarang yang membuatnya,” paparnya. Dalam pengerjaan miniatur truk, Hildan dibantu 4 orang karyawan, namun semuanya datang dari Hildan.

Bahan baku yang dipakai adalah resin akrilik dan kayu limbah dari industri mebel. Bahkan Hildan juga kerap membeli barang-barang bekas yang dibawa oleh pemulung. “Terkadang saya lihat tukang rombeng bawa pelat bagus, ya saya tawar untuk bahan,” beber Idris.

Untuk 1 unit miniatur truk biasa membutuhkan waktu pengerjaan sekitar 10 hari. “Sebulan bisa selesai 4 unit miniatur truk, tergantung tingkat kesulitannya,” jelas Hildan. Para pemesan miniatur truk itu biasanya adalah kolektor atau sopir truk. Beberapa pelanggan bahkan ada yang ingin foto atau gambar anaknya dipajang di bak truk mainan tersebut.

Oleh sebab itu sering kali sang pemesan memiliki model atau pola truk yang dikehendaki. “Pemesannya para kolektor dan supir truk. Biasanya sudah bawa model sendiri-sendiri, ada yang model baknya truk Banyuwangi, Bali, dan Banyumas. Masing-masing punya khas sendiri, baik model maupun tulisan-tulisan di belakangnya,” tandasnya.

Loading...