Harga Minyak Naik, Rupiah Makin Tertekan

JAKARTA – laju terhadap AS beberapa hari belakangan terus mengalami pelemahan. terus terdepresiasi di atas level Rp 13.000 per AS.

Kurs tengah pada hari Selasa (19/5/2015) melemah 67 poin menjadi Rp 13.183 dari hari sebelumnya Rp 13.116 per dolar AS.

Menurut Bank Mandiri yang dikutip BeritaSatu, rupiah berada di kurs beli Rp 13.068 per dolar AS. Posisi ini melemah 90 poin dari hari sebelumnya, yaitu Rp 12.978 per dolar AS. Untuk kurs jual rupiah adalah Rp 13.225 per dolar AS. Posisi ini melemah 83 poin dari hari sebelumnya, yaitu Rp 13.142 per dolar AS.

bankbni-grahapangeranSementara, data siang ini, rupiah berada pada level Rp 13.170 per dolar AS. Angka tertinggi selama hari ini sampai pukul 11.47 WIB di posisi Rp 13.190 per dolar AS.

Analis PT NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada mengatakan pada Tribunnews, laju dolar AS sempat mengalami pelemahan seiring kembali melonjaknya minyak mentah dunia. Namun, dolar AS berbalik naik setelah sejumlah kepala di beberapa negara bagian mengemukakan kemungkinan akan menaikkan Fed Rare pada Juni 2015. Akibatnya rupiah melemah kembali.

“Munculnya sentimen dari The Fed membuat rupiah terimbas melemah dan dikhawatirkan akan terjadi penurunan lanjutan,” tutur Reza pada risetnya tadi pagi.

Loading...