Harga Minyak Naik, Rupiah Berpeluang Lanjutkan Penguatan Delapan Hari Beruntun

Bloomberg Indeks mengemukakan, pada perdagangan Selasa (8/3) rupiah dibuka 45 poin atau 0,34 persen ke Rp13.130 per dolar AS. Meski begitu, Garuda diprediksi masih akan melanjutkan reli penguatannya selama delapan hari beruntun menyusul kenaikan harga serta penurunan indeks dolar AS.

“Hari ini rupiah bisa melanjutkan penguatannya melihat sentimen kenaikan harga minyak serta penurunan indeks dolar AS,” jelas Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia, Rangga Cipta. “Kenaikan juga menambah sentimen positif.”

Rangga menambahkan, harga minyak mentah kembali hingga dini hari tadi, menyusul rencana para produsen minyak di Selatan untuk bertemu dan membicarakan mengenai strategi terkait harga minyak mentah yang masih rendah. Hal tersebut memberikan dorongan bagi harga minyak jenis untuk naik 5,4 persen.

“Harga minyak yang naik biasanya memicu ekspektasi inflasi lebih tinggi,” sambungnya. “Di saat yang sama, dolar AS melemah sementara imbal hasil US Treasury justru naik.”

Pendapat hampir senada diutarakan Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada. Menurutnya, belum jelasnya sentimen kenaikan The Fed memberikan tekanan pada laju dolar AS.

“Ini dimanfaatkan mata uang lainnya untuk menguat, seperti , poundsterling, dolar Australia, yuan, dan yen,” jelas Reza. “Dan, kondisi ini tentu saja memberikan sentimen positif pada laju rupiah.”

Namun Reza menambahkan, jika asumsi tersebut tidak terpenuhi, maka harus mewaspadai potensi pembalikan arah melemah. “Rupiah hari ini akan bergerak di kisaran support Rp13.237 per dolar AS serta resisten Rp13.085 per dolar AS,” lanjutnya.

Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, juga mengungkapkan bahwa rupiah masih berpeluang melanjutkan penguatan di hari kedelapan. Pekan ini, Bank Sentral Eropa (ECB) akan menggelar pertemuan, dan analis memprediksi ECB kembali melonggarkan kebijakan dengan memangkas suku bunga ke level negatif.

“Ini menjadi keuntungan bagi aset yang menawarkan yield lebih besar, salah satunya Indonesia,” papar Josua. “Hari ini rupiah bisa menguat pada rentang Rp12.950 hingga Rp13.100 per dolar AS.”

Loading...