Harga Minyak Kembali Anjlok, Bursa Asia Bergerak Negatif

minyak dunia pada Kamis ini (11/8) terpantau kembali turun seiring meningkatnya stok minyak mentah dalam tiga minggu berturut-turut. Penurunan harga minyak ini mengakibatkan pelemahan sejumlah di Asia.

Minyak West Texas Intermediate () terpantau turun 0,9 persen menjadi 41,35 dolar AS per barel, setelah tenggelam 2,5 persen pada Rabu (10/8) kemarin, atau terbesar sejak 1 Agustus lalu. Menurunnya harga minyak ini seiring pasokan minyak mentah di AS yang meningkat 1,06 juta barel pada pekan lalu, menurut Energy Information Administration.

Kembali melemahnya harga minyak dunia juga mendorong bursa saham Asia ke zona negatif. Indeks MSCI di Asia Pasifik kecuali Jepang turun 0,2 persen pada pukul 09.26 waktu Tokyo. Indeks S&P/ASX 200 Australia juga anjlok 0,06 persen dan indeks Kospi di Korea Selatan melemah 0,2 persen.

Indeks S&P/NZX 50 Selandia Baru juga terpantau melemah 0,1 persen pada awal perdagangan hari ini. Sementara itu, Reserve Bank of New Zealand melaporkan untuk menurunkan tingkat sebesar 25 basis poin, atau 0,25 persen, menjadi 2 persen pada Kamis pagi.

“Harga minyak yang kembali turun menuju 40 dolar AS per barel membuat khawatir bahwa harga tersebut semakin anjlok ke arah 35 dolar AS per barel,” kata Analis di IG Ltd., Melbourne, Angus Nicholson. “Ekuitas juga tampak mengatur untuk mengikuti AS yang lebih rendah di Asia.”

Loading...