Diklaim Lebih Sehat, Harga Minyak Kelapa untuk Masak Lebih Mahal dari Minyak Sawit

Minyak Kelapa untuk Masak - freepik: @jcompMinyak Kelapa untuk Masak - freepik: @jcomp

kelapa sudah lama disebut-sebut memiliki yang lebih baik untuk dibandingkan minyak kelapa sawit. Minyak kelapa terbuat dari bahan baku kelapa segar yang diambil minyaknya atau kernel-nya, lalu diproses dengan pemanasan terkendali atau tanpa pemanasan sama sekali, serta tanpa bahan . Selain untuk atau kecantikan, minyak kelapa pun dapat digunakan untuk memasak. minyak kelapa untuk masak di pasaran umumnya terpaut lebih mahal dari minyak goreng yang terbuat dari kelapa sawit.

Sebagai , minyak goreng kelapa (coconut cooking oil) Barco kemasan 2 liter seharga Rp59.900, kemudian Barco minyak goreng kelapa kemasan refill isi 1 L (1.000 ml) harganya Rp27.900, minyak kelapa premium Djaan Coconut Cooking Oil 500 ml Rp45 ribu, dan minyak kelapa organik Lemonilo 1 liter harganya Rp48.900. Harga minyak kelapa untuk masak di setiap tempat bisa saja berbeda-beda.

Minyak kelapa untuk masak seperti merek Barco kabarnya bahkan diklaim lebih higienis. Dengan 6 kali menggoreng diklaim menawarkan hasil yang kering tidak melekat ke bahan gorengan, serta mengandung asam laurat yang berfungsi meningkatkan sistem imunitas tubuh.

Yang lebih menarik lagi, minyak kelapa kabarnya dapat dimanfaatkan untuk mengurangi kalori dalam nasi. Dalam sebuah Harvard University yang diterbitkan dalam British Medical Journal menjelaskan bahwa kalori dalam nasi dapat berkurang secara drastis apabila ditambahkan minyak kelapa.

“Yang kami lakukan adalah memasak nasi seperti biasa, tetapi ketika air mendidih, sebelum menambahkan beras kami menambahkan minyak kelapa – sekitar 3 persen dari berat beras yang akan dimasak. Setelah siap, kita biarkan dingin di kulkas selama sekitar 12 jam,” kata Sudhair James, salah satu peneliti di balik metode tersebut, seperti dilansir Grid.

Kabarnya, metode sederhana tersebut bekerja dengan memanipulasi kimia pati dalam beras dengan mengubah pati yang bisa dicerna menjadi pati resisten. Kebanyakan pati cepat dicerna dan diubah jadi glukosa dalam tubuh. Kelebihan glukosa yang tidak digunakan akan disimpan sebagai lemak penyebab kenaikan berat badan. Nah, memasak nasi dengan minyak kelapa disebut bisa mengurangi penyerapan kalori sebesar 10-12% dan bahkan bisa sampai 50-60%.

Loading...