Kantongi Standar SNI, Minyak Goreng Vipco Dijual dengan Harga Murah

Minyak Goreng Vipco MurahMinyak Goreng Vipco Murah - www.tokopedia.com

termasuk pokok yang harganya terus mengalami kenaikan. Padahal seperti diketahui, masyarakat Indonesia masih banyak yang menggunakan minyak goreng untuk mengolah aneka masakan. Untuk menekan pengeluaran bulanan, banyak orang yang kemudian menggunakan minyak goreng yang atau bahkan minyak goreng curah. Selain merek-merek yang sudah terkenal, kini juga muncul minyak goreng seperti Vipco yang banderolnya cukup terjangkau.

Minyak goreng Vipco tersedia dalam berbagai pilihan kemasan, mulai dari kemasan 500 ml seharga Rp6 ribuan saja per pouch, kemudian kemasan 1.000 ml (1 liter) harganya mulai Rp10 ribuan, kemasan 2 liter dibanderol mulai Rp23 ribuan, kemasan 500ml 1 dus (isi 24 pouch) Rp122 ribu, 2 liter 1 karton (isi 6) Rp138 ribu, dan 1 liter per dus isi 12 pouch dijual Rp139 ribu. Cukup murah bukan?

Meskipun murah, minyak goreng sawit Vipco rupanya sudah mengantongi SNI serta diklaim mengandung vitamin A, D, dan E, sehingga relatif layak dikonsumsi dibandingkan minyak-minyak goreng curah yang masih belum mengantongi SNI.

Kementerian Perindustrian sendiri menetapkan bahwa Nasional Indonesia (SNI) menjadi regulasi wajib untuk minyak goreng sawit. Hal ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2019 serta berlaku sejak 1 Januari 2020.

“Aturan ini beberapa kali dirubah dan ditunda pelaksanaannya, hingga penerbitan regulasi pemberlakuan SNI wajib Minyak Goreng Sawit melalui Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia No. 46 Tahun 2019,” kata Deputi Penerapan Standar dan Akreditasi BSN, Zakiyah, seperti dilansir Beritadaerah.

Zakiyah menjelaskan, SNI kini diterapkan sebagai bagian regulasi karena sudah melalui berbagai pertimbangan teknis oleh pihak kementerian berkaitan dengan kesehatan manusia. Hal ini juga telah mempertimbangkan aspek kesiapan pelaku usaha dan lembaga penilaian kesesuaian.

Penerapan standar ini juga untuk mendukung implementasi fortifikasi pangan dalam rangka mengurangi stunting dan peningkatan daya saing produk. Minyak goreng sawit dalam SNI 7709:2019 adalah bahan pangan dengan komposisi utama trigliserida yang berasal dari minyak kelapa sawit (RBDPO), yang sudah melalui proses fraksinasi, dengan atau tanpa penambahan bahan pangan lain, dan bahan tambahan pangan, mengandung vitamin A dan/atau provitamin A.

Loading...