Kaya Antioksidan, Harga Minyak Esensial Lemon Dibanderol Variatif

Minyak Esensial Lemon - www.tokopedia.comMinyak Esensial Lemon - www.tokopedia.com

minyak atsiri terus dari waktu ke waktu. Tak hanya terbatas sebagai parfum atau pengharum ruangan saja, minyak atsiri pun kini banyak dikembangkan sebagai essential oil atau produk minyak esensial yang menyimpan beragam . Salah satu minyak esensial yang disukai karena aromanya yang segar adalah lemon. minyak esensial lemon cukup variatif, tergantung mereknya.

Sebagai , untuk produk minyak esensial lemon merk Nares dijual dengan harga Rp130 ribu. Minyak esensial dari brand lokal ini diklaim berkhasiat untuk memperkuat imun, antioksidan, dan pemurni tubuh dari zat-zat berbahaya (detoks). Kemudian, ada juga essential oil merek Nusaroma yang dijual seharga Rp122.900 per botol isi 10 ml atau yang organic harganya Rp131.500 per botol 10 ml. Selain kedua merek tersebut, banyak pula yang menjual minyak esensial lemon dengan harga yang relatif lebih murah, berkisar mulai Rp38 ribu per botol ukuran 10 ml.

Salah satu minyak esensial asal Sleman, Maria Susana Hartanti mengaku telah menggeluti industri ini sejak 20 tahun silam. “Saya konsentrasi lebih ke essential oil dan produk spa. Kalau essential oil itu kan minyak dari intisari tumbuhan, bisa dari akar, daun, batang, atau kulit. Fungsinya juga beda-beda. Misal minyak jeruk lemon, bisa untuk membersihkan udara kalau dipakai di diffuser, menghilangkan jerawat, dan bisa sebagai obat flu,” kata wanita yang akrab disapa Raras tersebut, seperti dilansir Tribunnews.

Raras menjelaskan, permintaan minyak esensial dan produk spa cukup banyak. Biasanya permintaan berasal dari Malang, Bandung, Jakarta, sampai Medan. “Kalau dari Belanda dan Jerman selalu ambil ke sini, mereka datang ke Jogja diambil dibawa ke sana. Jadi tidak perlu mengirimkan ke sana,” papar Raras.

Seluruh minyak esensial itu ia buat di rumahnya yang berada di daerah Wedomartani. Untuk memproduksi minyak esensial, Raras menggandeng kelompok-kelompok tani yang ada di Sleman sebagai supplier baku. Pemasaran produk-produknya memanfaatkan media sosial dan dari mulut ke mulut. “Saya selalu dari dulu, sama gethok tular saja,” tandasnya.

Loading...