Harga Minyak Dunia Anjlok, Lemahkan Posisi Rupiah

harga Minyak Dunia AnjlokRupiah kembali dibuka pada sesi awal pagi ini (27/7). Rupiah diketahui menyusut ke level Rp 13.455 per Dolar AS. Rangga Cipta, Analis Samuel Sekuritas, memprediksi bahwa Rupiah akan kembali hingga penutupan perdagangan . “Rupiah berpeluang kembali hari ini. meeting ditunggu, harga turun drastis,” kutip Rangga dalam risetnya yang diterima oleh awak media pagi ini (27/7). “Penurunan harga selalu terasosiasi dengan penguatan index. Sementara untuk negara pengekspor komoditas seperti , hal itu memperbesar peluang turunnya ekspor serta pasokan dollar domestik,” lanjutnya.

Dikemukakan bahwa perhatian investor global pada minggu ini akan tersita pada hasil FOMC meeting, yang rencananya akan dirilis pada Kamis dini hari mendatang (30/7). Sejak FOMC meeting terakhir, belum ada perbaikan signifikan yang ditunjukkan dari data ekonomi Amerika Serikat. Bahkan, laporan keuangan beberapa perusahaan baru di Amerika Serikat dinilai sangat mengecewakan. Hal ini kemudian memunculkan opini baru bahwa tidak akan buru-buru menaikkan acuan. “Sehingga tidak heran konsensus waktu kenaikan Fed rate perlahan mulai bergeser ke 2016,” ujar Rangga.

Rangga juga menuturkan tentang alasan lain yang membuat Rupiah kian sulit untuk menguat. Menumpuknya pasokan minyak oleh OPEC menyebabkan harga minya dunia menjadi anjlok. “Penurunan harga minyak selalu terasosiasi dengan penguatan dollar index,” tutur Rangga. Negara pengekspor komoditas layaknya Indonesia berpeluang lebih untuk mengalami penurunan tingkat ekspor dan masukan dolar dari sumber domestik.

Loading...