Bernilai Jual Tinggi, Harga Lobster Air Laut per Kg Jenis Tertentu Bisa Tembus Jutaan Rupiah

Harga Lobster Air Laut - en.wikipedia.orgHarga Lobster Air Laut - en.wikipedia.org

Lobster menjadi komoditas di yang memiliki jual cukup tinggi per kilogram. Untuk lobster air tertentu seperti lobster mutiara bahkan digadang-gadang sebagai lobster termahal yang harga banderolnya per kg bisa mencapai angka jutaan . Biasanya jika ukuran seekor lobster semakin besar, maka harga jualnya pun akan semakin mahal pula.

Di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) harga udang karang atau yang dikenal dengan sebutan lobster mutiara rupanya bisa terjual dengan harga kisaran Rp500 ribu hingga Rp600 ribu per 1 kilo. “Itu kalau dipelihara hingga 6 bulan, kalau sampai setahun, lobster mutiara hidup bisa laku sampai Rp1,2 juta,” ujar Muhammad Akbar, warga Pulau Balang Caddi, Desa Mattiro Sompe, Kecamatan Liukang Tupabiring, seperti dilansir Tribunnews.

Sementara itu, di berbagai biasanya lobster olahan seporsi dibanderol dengan harga antara Rp800 ribu hingga Rp1,2 juta dengan berat yang mencapai 1,5 kg. Menurut informasi dari berbagai sumber, harga lobster air laut jenis lain seperti lobster bambu sekitar Rp750 ribu per kg, lalu lobster batik harganya Rp800 ribu per kg, lobster batu Rp650 ribu per kg, lobster pakistan Rp680 ribu per kg, dan lobster pasir sekitar Rp700 ribu per kg.

Tak hanya di Pangkep, lobster mutiara yang bernilai jual tinggi kini juga sudah banyak dibudidayakan di Gunung Kidul. Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan Kelas II Bandung, Dedi Arief menyatakan, sebelumnya nelayan kesulitan mencari lobster jenis mutiara di perairan selatan Jawa. “Kemarin mereka bisa panen banyak dan tidak perlu jauh-jauh. Harganya sekilo sekitar Rp1,5 hingga Rp2 juta,” ungkap Dedi bulan Maret 2019 lalu.

Lobster mutiara sendiri termasuk jenis yang paling mahal harganya. “Cirinya ada belang-belang dan ada corak mutiara,” paparnya. Panen lobster mutiara pun termasuk musiman, berbeda dari lobster jenis pasir yang tak kenal . “Ada terus cuma bertelurnya biasanya setahun dua hingga tiga kali,” bebernya. Selain dijadikan dalam negeri, lobster air laut hasil tangkapan di Indonesia juga banyak yang diekspor ke luar negeri.

Loading...