Harga Cuma Rp14 Ribuan, Lip Balm Viva Diklaim Ampuh Lembapkan Bibir

Ilustrasi: wanita memakai lip balmIlustrasi: wanita memakai lip balm

Sebagai kosmetik legendaris yang sudah berkiprah sejak lama di industri kosmetik , Cosmetics rupanya tak ingin berhenti berinovasi. Hal ini dibuktikan lewat transformasi Cosmetics yang dulunya mungkin lebih dikenal dengan image “jadul” kini mulai bersolek supaya lebih memenuhi selera generasi muda, namun tetap mempertahankan yang terjangkau. Bahkan -produk baru yang dirilis juga tampilannya sudah lebih kekinian, tak terkecuali dengan lip balm .

Harga lip balm Viva sendiri dijual Rp14.850 per buah. Viva Moisture Balm Chic on Lips tersedia dalam beberapa , yakni Strawberry Inside, Orange Blast, Aloe Secret, dan Choco Dreamer. Lipbalm Viva ini diformulasikan secara khusus untuk menjaga kecantikan dan kesehatan bibir. Di dalamnya diklaim mengandung kombinasi shea butter, jojoba oil, dan vitamin E untuk merawat bibir kering dan pecah-pecah supaya tetap sehat dan lembut. Selain itu, di dalamnya terdapat UV filter untuk melindungi bibir dari paparan sinar matahari.

Meski digempur oleh banyak kosmetik asal luar negeri, PT Moga Djaja Viva selaku distributor utama Viva Cosmetics di wilayah Indonesia timur mengaku masih akan fokus melakukan penetrasi di domestik. Untuk menggenjot angka penjualan produk Viva, Direktur PT Moga Djaja Yusuf Wiharto mengaku pihaknya akan terus meluncurkan produk-produk baru dan secara konsisten menerapkan prinsip 3MU.

“Kami masih eksis sampai sekarang karena konsisten menjalankan 3MU. Mutu yang baik, murah harganya, dan mudah didapatkan di mana-mana,” ujar Yusuf, seperti dilansir Jawapos. Perusahaannya akan tetap fokus pada distribusi produk supaya semua konsumen di daerah juga bisa memperoleh produk Viva dengan mudah.

Viva Cosmetic sampai saat ini telah mempunyai sekitar 600 stock keeping unit (SKU) yang terdiri dari skincare, daily care, make-up dekoratif, dan lain-lain. Yusuf mengungkapkan, make-up dekoratif seperti , pemulas mata, serta bedak Viva masih akan jadi produk primadona. “Kami rasa produk itu akan tetap mendominasi permintaan pasar untuk brand Viva ke depannya. Setelah itu baru skincare,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2020 ini Viva juga akan fokus memperkuat posisinya di pasar domestik. Terlebih karena konsumsi produk kosmetik per kapita di Indonesia masih rendah, sehingga dinilai masih mungkin untuk tumbuh. “Sampai sekarang kami memang belum berorientasi ekspor. Wilayah yang paling tinggi untuk penjualan Viva adalah Jawa. Disusul Bali dan Kalimantan,” tutupnya.

Loading...