Tahan Kutu & Cocok untuk Wilayah Tropis, Berapa Harga Lembu Droughtmaster

Harga Lembu Droughtmaster - www.beefcentral.comHarga Lembu Droughtmaster - www.beefcentral.com

atau lembu unggul yang diternakkan di Indonesia ada banyak. Berbeda dengan yang masih bisa bereproduksi, lembu merupakan jantan yang sudah dikebiri dan lebih banyak dimanfaatkan untuk membajak sawah karena karakternya menjadi lebih tenang. Salah satu jenis lembu unggul asal adalah droughtmaster. asal ini tampaknya belum banyak dikembangkan di Indonesia. Di asalnya sana, lembu droughtmaster bisa laku terjual dengan mencapai $160.000 atau lebih dari Rp2 miliar. Luar biasa sekali bukan?

“Droughtmaster adalah jenis sapi potong tropis yang dikembangkan di Queensland Utara, Australia oleh beberapa peternak dari persilangan Brahman dan sapi jenis Inggris, terutama Beef Shorthorn selama awal tahun 1900-an,” demikian seperti dilansir dari Wikipedia.

Trah ini diciptakan untuk memenuhi di daerah tropis Australia terhadap trah sapi yang memiliki ketahanan tinggi terhadap kutu dan cocok untuk lingkungan padang rumput. Persilangan antara brahman dan shorthorn masing-masing terdiri dari 3/7 brahman dan 4/7 shorthorn. Jenis sapi droughtmaster pada dasarnya sama dengan santa gertrudis, hanya saja droughtmaster memiliki pembawaan sapi brahman yang lebih dominan.

Sapi droughtmaster memiliki beberapa sifat seperti mudah melahirkan, memiliki yang bagus, resistensi tinggi terhadap parasit, memiliki toleransi terhadap panas, kesuburan tinggi, patuh, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan. Droughtmaster memiliki tubuh sedang hingga besar dengan kemampuan berjalan dan mencari makan yang baik, ditambah dengan kebutuhan nutrisi yang lebih rendah untuk memberi mereka kemampuan memertahankan kondisi dan terus berkembang biak pada kondisi apapun.

Bulu mereka yang pendek umumnya berwarna merah, meski ada juga yang berwarna golden honey hingga merah tua. Pigmentasi merah di droughtmaster membantu melindungi ternak dari kanker mata, ambing yang terbakar matahari, dan fotosensitisasi. Sejak tahun 1970-an, sapi, semen, dan embrio Droughtmaster telah diekspor ke negara-negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, Amerika Selatan, Timur Tengah, dan Kepulauan Pasifik. Sayangnya, di Indonesia masih belum banyak yang menjual sapi jenis droughtmaster.

Loading...