Laris Manis di Pasaran, Harga Ikan Lele Sangkuriang per Kg Tembus Rp30 Ribu

Benih lele sangkuriang (sumber: fishfarmcentre.com)Benih lele sangkuriang (sumber:

Di balik tampilannya yang mungkin menyeramkan atau menggelikan bagi sebagian orang, ikan lele rupanya termasuk salah satu komoditas pangan yang diminati. Tak heran jika budidaya ikan lele pun mampu meraup keuntungan yang cukup menggiurkan. Jenis ikan lele yang banyak dibudidayakan pun bermacam-macam, mulai dari ikan lele dumbo hingga lele sangkuriang. Masing-masing jenis lele memiliki keistimewaan dan yang variatif per kg-nya.

Lele sangkuriang yang dikenal memiliki dengan rasa gurih manis ini biasanya dijual dengan harga berkisar antara Rp13 ribu hingga Rp30 ribu. Adapun 1 kg lele sangkuriang biasanya berisi sekitar 6-8 ekor lele, tergantung ukurannya. Jika makin besar dan berat bobot seekor lele, maka isi dalam 1 kilo lele sangkuriang pun akan semakin sedikit.

Menurut Wendy Perdana Poetra, pemilik CV Sangkuriang Indo Sakti (Sangkuti Farm), dari jenis lele albino dan lele sangkuriang yang ia budidayakan secara urban farming, rupanya jenis paling laris diburu pelanggan adalah lele sangkuriang. “Ikan lele Sangkuriang memiliki kelebihan tahan terhadap penyakit dan pertumbuhan relatif lebih cepat dibanding dengan jenis ikan lele lainnya,” kata Wendy, seperti dilansir Kontan.

Wendy menerangkan, ia menjual benih lele dengan harga sekitar Rp150 – Rp400 per ekor. Dalam sekali panen, pria ini mengaku dapat menghasilkan penjualan hingga Rp60 juta. Apabila dibagi dengan jangka waktu atau masa panen setiap 2 bulan sekali, maka per bulannya Wendy bisa meraup rata-rata Rp30 juta. Luar biasa sekali bukan.

Seperti halnya Wawan Kustaman, warga Dusun Binangun, Desa Kondangjajar, Kec. Cijulang, Kab. Pangandaran, budidaya ikan lele sangkuriang ternyata tak butuh lahan terlalu besar. Ia bahkan hanya memanfaatkan lahan kebun di rumahnya untuk budidaya dengan sistem bioflok. Wawan biasanya memasarkan lele sangkuriang ke Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi). “Kalau ke Jabotabek sih banyak yang butuh, malahan suka ada yang datang ke sini pesan sekali pengiriman bisa mencapai 3 kuintal,” ucapnya.

“Bisa panen per 3 bulan sekali, modal mah terus bergulir karena benih dan terus diperbanyak atau ditambah. Kalau untuk konsumsi harganya di kisaran Rp13 ribu sampai Rp14 ribu per kilogramnya, kalo untuk bibit harganya 200 per ekornya sedangkan koral atau ukuran sedang bisa mencapai Rp18 ribu hingga Rp20 ribu per kilogramnya,” pungkasnya.

Loading...