Harga Lebih Murah, Mobil China Ancam Merek Jepang di Pasar Indonesia

Mobil China Wuling - otomotif.kompas.comMobil China Wuling - otomotif.kompas.com

TANGERANG – Tidak cukup sukses di segmen sepeda motor, pabrikan asal kini mulai ‘menyerbu’ Indonesia dengan deretan baru. Dengan menawarkan yang lebih murah dan lengkap, -merek asal Negeri Tirai Bambu ingin memancing konsumen muda Tanah Air, sekaligus menyaingi produsen asal Jepang yang telah menguasai 90 persen pasar dalam negeri.

Dalam gelaran GIIAS 2018 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, dilansir Nikkei, seorang staf di Datsun mengeluh karena Presiden Indonesia, Joko Widodo, hanya melewati stand mereka. Sebaliknya, Jokowi malah menghabiskan waktu beberapa menit di stand dua produsen mobil asal China, Wuling Motors dan DFSK Motor Indonesia. Jokowi sendiri punya alasan untuk mempromosikan produk China, karena kedua perusahaan dikatakan telah menunjukkan komitmen mereka dengan investasi.

Wuling telah menggelontorkan dana sebesar 700 juta untuk mendirikan sebuah pabrik di daerah Cikarang, Jawa Barat, yang dapat memproduksi 120.000 kendaraan per tahun. Pabrikan juga mengklaim telah meningkatkan jaringan dealer lokal menjadi 80 unit dari 35 unit tahun lalu, sekaligus menciptakan 3.000 pekerjaan. Sementara, DFSK menginvestasikan 150 juta AS untuk pabrik di Indonesia dan berencana meningkatkan jumlah dealer lokal menjadi 50 unit.

Meskipun kedua merek tergolong baru di pasar Indonesia, mereka sudah membuat langkah yang signifikan. Wuling baru saja meluncurkan minivan Confero andalannya pada tahun lalu dan lini Cortez-nya pada bulan Februari 2018, serta diklaim sudah terjual 14.000 unit. Pembuat mobil juga memiliki perjanjian dengan perusahaan taksi lokal Express untuk memasok 150 unit Confero.

“Kami bahkan memiliki seorang yang memberi nama Confero kepada bayinya,” kata wakil presiden Wuling, Cindy Cai. “Kami memiliki mobil yang sangat bagus, dengan fitur berlimpah dan harga yang masuk akal. Kami menyediakan lebih banyak pilihan untuk di Indonesia. Untuk harga kami, kami memiliki lebih banyak fitur, dan saya pikir itu adalah titik kuat kami.”

Penawaran termurah Wuling untuk Confero berada di angka Rp134 juta. Meski memiliki harga yang setara dengan mobil Jepang yang bersaing di segmen yang sama, tetapi kendaraan ini punya kapasitas dan mesin yang lebih besar. Data dari Asosiasi Industri Otomotif Indonesia menunjukkan bahwa Wuling terus meningkatkan pangsa pasar Indonesia, mencapai 1,5% pada semester pertama tahun ini, atau melampaui Datsun, Nissan, dan Mazda.

DFSK bahkan lebih dari pendatang baru, setelah merilis kendaraan Glory-nya pada bulan Juli 2018. Kendaraan tujuh penumpang ini telah dicap sebagai SUV, semakin mengaburkan garis antara minivan dan SUV di Indonesia. Franz Wang, managing director di Sokoindo Automobile, yang memproduksi mobil DFSK, mengatakan bahwa 300 pelanggan telah terdaftar untuk memesan unit ini.

“Ketika kita melihat mobil-mobil dari China, secara kasar, mereka terlihat murah dalam hal kualitas. Ada juga kekhawatiran dalam hal keamanan,” ujar seorang eksekutif dari produsen mobil Jepang yang meminta untuk tidak disebutkan namanya. “Tetapi, kami kita tidak bisa berpuas diri. Lihatlah apa yang terjadi di pasar telepon seluler. Tidak butuh waktu lama bagi perusahaan China untuk menjadi yang terbaik di dunia.”

Loading...