Harga Lebih Murah dari Daging, Tulang Sumsum Sapi Ternyata Banyak Diminati

Tulang Sumsum Sapi - palembang.tribunnews.comTulang Sumsum Sapi - palembang.tribunnews.com

Bagian dari mamalia seperti sapi atau kambing memang lebih banyak dimanfaatkan bagian dagingnya karena dinilai lebih nikmat dan mudah diolah menjadi beragam hidangan. Padahal bagi beberapa kalangan, bagian tulang dari sapi maupun kambing ternyata juga enak untuk dijadikan santapan yang tak kalah menggugah selera. Dibandingkan bagian , tulang-tulang sapi memang relatif lebih murah. Bagian tulang sumsum sapi misalnya, di pasaran dengan Rp 20 ribuan hingga Rp 50 ribuan per kilo.

Tulang sumsum sapi ini biasanya dimasak jadi sop, bakso, kuah kaldu, dan masih banyak lagi. Sumsum sapi kabarnya menyimpan beragam manfaat untuk , karena di dalamnya kaya akan kandungan kalsium, fosfor, protein, dan zat besi yang baik bagi tubuh.

Menariknya, tulang sumsum sapi ternyata bukan hanya diminati oleh masyarakat Indonesia saja. Kabarnya sejak beberapa tahun lalu kaldu tulang menjadi bagian dari gaya hidup sehat di Amerika Serikat. Alhasil harga tulang sapi di beberapa kota di Amerika semakin mahal.

Gaya hidup sehat dengan minum kaldu tulang yang dianut oleh kaum hipster dan milenial di kota-kota besar Amerika ini turut mempengaruhi persediaan makanan, termasuk harga tulang-tulang sapi. Padahal sedianya tulang sapi hanya dijadikan makanan anjing dan dijual dengan harga yang cukup murah. Tapi karena adanya tren minum kaldu tulang dan daging tersebut, akhirnya harga tulang sapi naik, terutama di New York, Austin, dan Los Angeles.

“Kini seorang daging di Seattle bisa menjual tulang sapi sekitar Rp 85.000 per kilogram. Biasanya hanya Rp 40.000 per bungkus sekitar 15 kg – 25 kg,” kata Tress Tellig, pemilik kaldu Salt, Fire & Time, seperti dilansir Detik.

Karena tulang sapi cukup tinggi, stok tulang sapi di pun seringkali habis. Hal ini diakui oleh salah seorang pemilik di Georgia. “Dengkul (lutut) sapi, sumsum dan tulang-tulang selalu habis terjual. Hampir selalu tak ada yang tersisa di akhir pekan,” ungkap Jenni Harris dari White Oak Pastures di Georgia.

Loading...