Tersedia Dalam Berbagai Merek, Segini Harga Kursi Pasien Dokter Gigi

Pemeriksaan Pasien Dokter Gigi - freepik: @pressfotoPemeriksaan Pasien Dokter Gigi - freepik: @pressfoto

Ketika berkunjung ke dokter atau klinik , kita mungkin sudah tak asing dengan keberadaan kursi dokter yang memang dirancang khusus untuk memudahkan sang dokter dalam melakukan tindakan. Biasanya kursi tersebut dirancang sedemikian nyaman agar pasien bisa duduk dalam sudut tertentu serta memudahkannya untuk berkumur ketika dibutuhkan. kursi pasien dokter ini bermacam-macam, berkisar mulai jutaan .

“Kursi pasien sakit gigi atau dalam dunia kedokteran disebut dengan dental unit merupakan kursi yang dipakai untuk gigi. Dengan adanya kursi periksa gigi ini membantu dokter gigi dalam memeriksa kesehatan gigi pasien,” kata salah satu penjual alat kesehatan.

Sebagai contoh, untuk dental unit lipat/portable harganya dipatok Rp3,5 juta, dental unit full elektrik Rp31 jutaan, dental unit Roson Rp42 juta, dental unit AKL DTC 325 full elektrik + compressor 1 PK Rp39 juta, dental unit Gnatus G3F ex display Rp75 juta, dental unit Fengdan Teht box classic Rp29,5 juta, dental unit Deus Luxury Rp75 juta, dental unit Grandlux Rp42 juta, dan yang bekas seperti merek Belmon tipe Clesta second tahun 1997 dijual dengan harga Rp29 juta per unit.

Harga kursi pasien dokter gigi atau dental unit tersebut memang relatif mahal, karena rata-rata merupakan buatan luar negeri. Namun sejak beberapa tahun yang lalu, kelompok mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) merancang kursi periksa gigi portabel yang mudah dipindah bernama Duplex-10.

“Kami menamakan Duplex-10. Ini produk kursi pemeriksaan gigi yang didesain untuk luar ruangan, berbobot ringan, dan ergonomis, sehingga bisa dijinjing atau dipindahkan ke berbagai tempat pemeriksaan pasien gigi di luar klinik. Biasanya peralatan seperti ini disebut dental unit portable,” kata Qotru Al-Naday, mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi UGM yang menggagas inovasi tersebut.

Menurutnya peranti tersebut berbeda dengan dental unit portable impor di . “Duplex-10 kami buat dari bahan baku besi pipa ringan. Jika ditimbang total sekitar 7 kilogram. Agar mudah menjangkau berbagai kondisi lapangan, kursi ini dapat dilipat dan digendong dengan ransel khusus,” jelasnya.

Sementara itu, Dosen Fakultas Kedokteran Gigi pembimbing proyek ini, Indra Bramanti mengatakan jika pihaknya akan terus menyempurnakan desain dental unit portabel tersebut. “Harapan ke depan hasil karya mahasiswa ini bisa diproduksi massal dan memiliki harga terjangkau,” pungkasnya.

Loading...