Harga Rp1 Jutaan, Kulkas Mini Cocok Untuk Simpan ASI?

Kulkas tempat menampung ASI (sumber: laleche.org.uk)Kulkas tempat menampung ASI (sumber: laleche.org.uk)

JAKARTA – atau tidak hanya bisa digunakan untuk menyimpan sayuran, buah-buahan, atau aneka minuman. tersebut juga dapat dipakai para ibu untuk menyimpan . Di sendiri, ada beberapa tipe kulkas yang cocok untuk menyimpan AS, salah satunya kulkas mini atau portable, yang ditawarkan dengan berkisar jutaan .

Di beberapa situs jual beli online lokal, sudah banyak elektronik atau pedagang yang menjual kulkas mini ini. Merk Gea Mini Bar RS-06DR misalnya, dilepas dengan harga mulai Rp1,2 jutaan per unit, sedangkan kulkas mini Aqua Japan AQR-D50F dijual dengan harga mulai Rp1,3 jutaan. Merk lain, Sanken SN-118, juga punya banderol tidak jauh berbeda, berkisar Rp1,35 jutaan.

“Kulkas portable menawarkan kemudahan dalam hal penyimpanan. Ia bisa diletakkan di mana pun karena memang tidak menguras banyak tempat,” tulis Duniamasak.com. “Namun sayangnya, kulkas ini tidak cocok untuk menyimpan ASI. ASI yang disimpan di kulkas ini hanya awet beberapa jam. Kulkas ini cocok untuk tempat menyimpan sementara dan tempat mencairkan ASI beku Anda.”

Hampir senada, Prelo.co.id juga menuliskan bahwa kulkas portable memang bisa dijadikan sebagai kulkas ASI, namun hanya untuk menyimpan ASI beku yang sudah dicairkan. Pasalnya, kulkas portable ini umumnya tidak memiliki titik beku seperti kulkas pada umumnya. Jadi, jika para ibu disarankan menyimpan ASI di kulkas ini untuk sementara waktu atau kurang dari empat jam.

Memang, agar bisa disimpan lebih lama, stok ASI perah sebaiknya Anda bekukan di dalam . Mengutip The Academy of Breastfeeding Medicine Protocol Committee, ASI perah bisa tahan selama 6 bulan jika dibekukan di dalam dua pintu dengan suhu kurang dari minus 18 derajat Celcius. Jika Anda memiliki tunggal khusus untuk menyimpan ASI perah, maka ASI perah bisa bertahan bahkan hingga 12 bulan.

“Jika punya pasokan ASI dalam jumlah besar, freezer menjadi tempat terbaik untuk menyimpan ASI,” tutur perawat dan pendiri Health in Check, Abigail Morakinyo.“ASI yang dipompa sebaiknya ditaruh (diletakkan) dalam botol atau wadah yang steril. Disarankan agar masing-masing wadah atau botol diberi label atau tanggal pompa sehingga ibu dengan mudah mengambil ASI dengan tanggal pompa paling awal.”

Loading...