Varian Menu Beragam, Harga Kue Tart Laritta Dibanderol Bersaing

Varian kue tartVarian kue tart

Laritta Bakery merupakan salah satu toko dan ternama yang berpusat di Surabaya. Ada banyak menu kue yang dijajakan oleh Laritta Bakery, mulai dari tradisional, aneka , pudding, cookie, pastry, donat, , hingga kue tart. Karena menyasar kelas menengah, kue tart Laritta pun relatif bersaing.

Sebagai contoh, strawberry tart Laritta Bakery tersedia dalam diameter 20 cm yang dijual dengan harga Rp220 ribu (whole cake) dan Rp300 ribu untuk diameter 24 cm. Kemudian ada juga red velvet cake seharga Rp235 ribu – Rp310 ribu, dark cherry choco moist Rp225 ribu – Rp310 ribu, nona manis Rp230 ribu – Rp300 ribu, opera cake mini tart Rp145 ribu, tiramisu Rp225 ribu – Rp295 ribu, opera cake Rp230 ribu – Rp300 ribu, dark chocolate Rp225 ribu – Rp295 ribu, hingga black forest seharga Rp225 ribu – Rp295 ribu.

Albert Djaja Saputra selaku pemilik Laritta Bakery mengaku rutin menambah varian baru tiap 4 bulan sekali. Tak ayal jika kemudian Laritta Bakery memiliki lebih dari 140 varian produk kue. “Selain citarasa, keahlian juga dibutuhkan untuk mendapatkan tampilan yang menarik dilihat,” beber Albert, seperti dilansir Kontan.

Selain menyiapkan skill dan peralatan, menurut Albert menentukan supplier bahan baku yang tepat juga penting. Penentuan supplier bahan baku ini dapat menjaga agar bahan yang digunakan tetap konsisten. “Kalau banyak tidak bisa mengandalkan bahan di supermarket. Mulailah kami mencari supplier bahan kue di sekitar Surabaya. Kalau dari supplier kan stok bahannya bisa lebih aman,” jelas Albert.

Ia pun membagikan tips bahwa dalam memilih supplier bahan baku harus mempertimbangkan beberapa hal, antara lain harga yang bersaing, komitmen supplier, ketersediaan bahan, dan yang paling utama urusan kualitas bahan. Oleh sebab itu, jangan hanya memilih supplier bahan kue yang asal harganya murah. “Pelaku bakery harus benar-benar jeli dalam memilih supplier bahan kue,” papar Albert.

Laritta Bakery sendiri juga punya pangsa pasar yang jelas, yakni pasar menengah. Ia sengaja membidik segmen itu supaya skala produksi dan pemasaran dapat dilakukan dalam skala besar. “Kami menerima pesanan untuk snack acara khusus atau rapat di perusahaan dalam jumlah besar, tapi kalau mau beli satuan juga bisa,” tutupnya.

Loading...