Pindad Siap Bikin Komodo 4×4 Versi Sipil, Harga Lebih Murah dari Versi Militer

Komodo 4x4 Versi Sipil - id.pinterest.comKomodo 4x4 Versi Sipil - id.pinterest.com

PT Pindad merupakan BUMN yang memproduksi dan kendaraan untuk memenuhi kebutuhan pertahanan dan keamanan . Di sektor kendaraan, hingga kini Pindad sudah memiliki beberapa kendaraan yang tersedia dalam berbagai varian dan banderolnya pun beragam.

“Di kendaraan kita mulai dari Komodo 4×4 ada varian yang cukup banyak, kemudian Anoa 6×6 juga punya varian banyak mulai dari APC carrier, rumah sakit, logistik, mortar dan lain-lain. Kemudian kita punya Badak dengan canon 90 mm. Kemudian medium tank terbaru kita, Harimau. kita punya 8×8 infantry fighting vehicle, macam-macam,” kata Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose, seperti dilansir Detik.

Dari sekian banyak jenis kendaraan tersebut, Komodo termasuk kendaraan khusus yang menarik. Komodo adalah sebuah rantis (kendaraan taktis) yang menjadi kendaraan operasional andal bagi TNI dan Polri. Komodo tersedia dalam 4 varian, yakni Komodo 4×4 Missile Launcher, Komodo 4×4 Battering Ram, Komodo 4×4 APC Police, dan Komodo 4×4 Recon.

Untuk urusan jantung pacu dengan keempat jenis itu pada dasarnya sama, bedanya hanya pada berat yang disesuaikan dengan jenis perlengkapan yang disematkan. Tactical vehicle tersebut dibekali diesel 4 silinder segaris Turbo Charger Intercooler yang bertenaga 215 hp. Tenaga tersebut disalurkan lewat transmisi manual ke penggerak 4×4, sehingga dapat berjalan dengan kecepatan 80 kpj di jalanan, sedangkan di medan off-road mampu melaju hingga 30 km per jam.

Meski awalnya hadir dengan kendaraan tempur, kendaraan yang mirip Humvee ini kabarnya juga siap diproduksi untuk keperluan sipil. “Untuk sipil kalau ada permintaan, kita akan produksi,” kata mantan Direktur Utama Pindad Adik Soedarsono beberapa tahun silam.

Sayangnya tahun 2013 lalu Adik tidak mengungkap secara rinci berapa dana yang dibutuhkan untuk membuat satu kendaraan komodo. Komodo kabarnya bakal dipasarkan dengan harga yang lebih murah daripada harga jual versi militer. “Harga versi sipil ada pengurangan spesifikasi, nggak ada water proofing. Sekarang dilepas mulai harga Rp2 miliar. Tapi itu tergantung konfigurasi,” katanya.

Loading...