Dikenal Kuat & Anti Peluru, Harga Kevlar DuPont Dibanderol Jutaan Rupiah

Sarung Tangan Kevlar - www.dupont.com.auSarung Tangan Kevlar - www.dupont.com.au

kevlar selama ini dikenal sebagai yang kuat dan anti peluru. Kain satu ini sejak lama telah banyak dimanfaatkan sebagai rompi anti peluru. DuPont selaku pihak produsen kevlar sendiri telah menciptakan banyak rompi anti peluru dengan yang berkisar di angka jutaan .

Di Indonesia, harga Kevlar DuPont anti peluru berkisar antara Rp1,99 jutaan hingga Rp2,9 jutaan, tergantung modelnya. Kevlar sendiri adalah sebuah merek dagang untuk serat fiber sintetis aramid. “Kevlar diciptakan pada 1965 oleh Stephanie Kwolek saat ia bekerja di DuPont, Amerika Serikat yang terjun di sektor material. Selanjutnya bahan ini dikembangkan oleh DuPont,” demikian bunyi penjelasan DuPont, seperti dilansir Viva.

Material kevlar populer berkat kekuatannya. Penemuan kevlar sendiri pada dasarnya berawal dari sebuah ketidaksengajaan ketika Kwolek tengah meneliti serat untuk memperkuat ban radial. Pada penelitiannya, Kwolek menemukan campuran kristal cair yang saat diputar pada lebih dari 200 derajat celsius ternyata dapat menghasilkan serat yang ringan dan bahkan lebih kuat dari baja.

Setelah diteliti lebih lanjut, akhirnya ditemukanlah kevlar yang kini banyak diaplikasikan untuk rompi anti peluru, helm, dan komponen pelindung tubuh lain. Selain itu, kevlar pun banyak dipakai untuk pembuatan ban, setelah pemadam kebakaran, lambung kapal, kabel serat optik, selang bahan bakar, pesawat, hingga pesawat ruang angkasa.

Setelah dikembangkan sejak tahun 1964, kevlar baru mulai dikomersialkan tahun 1971. Uniknya, kevlar disebut-sebut lebih kaku dan 9 kali lebih kuat dibandingkan nylon serta 5 kali lebih keras dari baja. “Saya berharap (bahan ini) bisa menyelamatkan nyawa,” ujar Kwolek tahun 2007 silam.

Kerja keras Kwolek dalam menemukan bahan yang sangat bermanfaat ini bahkan diganjar dengan sejumlah penghargaan bergengsi seperti Creative Invention pada 1989, National Medal of Technology pada 1996, Perkin Medal dari American Chemical Society pada 1997 dan Lemelson-MIT Lifetime Achievement Award pada 1999. Ia juga menjadi perempuan ke-4 yang masuk dalam National Inventors Hall of Fame tahun 1995.

Loading...