Pilihan Utama untuk Lantai, Segini Harga Keramik 50×50 per Dus

Lantai rumah dari bahan keramik - www.dekoruma.com

JAKARTA – saat ini telah menjadi salah satu standar yang digunakan pada , terutama untuk atau gedung baru. Selain tahan lama, permukaan halus, serta mudah dibersihkan, kelebihan lainnya keramik adalah menawarkan kesejukan. Di sendiri, keramik hadir dengan standar 30×30 cm, 40×40, dan 50×50, dengan harga per dus yang sebenarnya relatif terjangkau.

Untuk ukuran 50×50 cm misalnya, keramik Centro Grande rata-rata dijual dengan harga Rp110 ribuan per dus, sedangkan harga keramik Milan Dublin dengan ukuran yang sama berkisar Rp78 ribuan. Jika menginginkan yang lebih murah, ada keramik Platinum Bonza dengan harga Rp75 ribuan per dus, atau Madison Bone dengan banderol Rp76 ribuan per dus isi empat buah.

Dari sekian banyak merk keramik, keramik Milan konon menjadi buruan banyak konsumen. Menurut Store Supervisor Graha Bangunan, Marga Debry, keramik ini memiliki tekstur kasar dan sering diterapkan pada bagian eksterior rumah. “Keramik ini banyak digunakan untuk lantai teras, bagian depan rumah, taman, bahkan juga untuk kamar mandi,” katanya, dilansir Jatim News.

“Pemanfaatan keramik batu alam saat ini telah menjadi tren di berbagai kalangan di Indonesia karena dapat menjadi salah satu elemen alternatif untuk mendesain eksterior sebuah teras rumah,” sambung Marga. “Keramik ini cocok untuk rumah ukuran besar maupun rumah minimalis. Keramik ini memberikan kesan ideal untuk rumah Anda.”

Seiring waktu, fungsi keramik tidak cuma dipakai sebagai pelapis lantai maupun untuk kloset. Saat ini, interior juga melibatkan peran keramik sebagai estetika dan tren keramik saat ini selalu mengalami perubahan setiap tahunnya. Banyak pemilik rumah bahkan melakukan renovasi mengganti keramik untuk mengikuti tren.

“Untuk tahun 2020, tren keramik lebih mengarah pada polish (mengilap), sedangkan coraknya masih menggunakan pola minimalis dengan natural seperti putih, hitam, dan cokelat,” tutur Ketua Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia, Elisa Sinaga. “Sementara, dari segi ukuran, penggunaan keramik saat ini lebih mengarah ukuran besar.”

Loading...