Dapat Simpan ASI Perah, Harga Kantong ASI di Apotek Berkisar Puluhan Ribu Rupiah

Ilustrasi : Kantong ASI untuk menyimpan ASI perah - kumparan.com

Menjadi seorang karier terkadang tidak mudah, terutama bagi seorang ibu yang baru saja melahirkan. Tiap ibu mendambakan untuk memberi gizi terbaik untuk mereka, khususnya melalui pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif hingga 6 bulan lamanya. Namun, ketika masa cuti habis tentunya para ibu yang bekerja mempertimbangkan untuk memberikan ASI perah bagi sang buah hati. Penyimpanan ASI perah pun bisa menggunakan berbagai wadah, mulai dari botol atau kantong ASI. Kantong ASI biasanya di apotek atau bayi dengan variatif.

Sebagai , di Apotek K24 botol ASI 100 ml dijual dengan harga Rp25.270 per buah, sedangkan untuk kantong ASI Reliable Breastmilk Storage Bag 180 ml 30S RPS9915 per pack isi 20 bag (180 ml) dibanderol seharga Rp63 ribu.

Dari sekian banyak jenis wadah penyimpanan ASI perah, rupanya dokter justru menyarankan wadah penyimpanan dari stainless steel, bukan kaca. “Wadah ASI yang disimpan lama sebaiknya paling bagus setahu saya adalah stainless steel ya sebenarnya. Tapi itu kan sangat mahal. Bisa juga dipakai kaca, itu nomor dua bagusnya,” kata dr Utami, pakar laktasi dari Sentra Laktasi Indonesia (SELASI), seperti dilansir Detik.

Apabila memang tak memungkinkan untuk memakai botol kaca, dr Utami menyarankan untuk memakai plastik khusus. Pasalnya, wadah ASI sangat menentukan ketahanan dan kualitas dari ASI. Dibandingkan stainless atau kaca, wadah ASI dari plastik memang memiliki sejumlah kekurangan, salah satunya akan banyak ASI yang menempel di dinding plastik. “Kalau disimpannya lama, coba dihitung kira-kira berapa banyak kita jadi kekurangan zat-zat bagusnya ASI,” jelasnya.

Oleh karena itu, dr Utami menyarankan, apabila penyimpanan ASI dilakukan dalam jangka waktu lama sebaiknya gunakan wadah ASI dari bahan stainless steel atau kaca. Tak hanya lebih ekonomis, wadah botol kaca untuk ASI perah pun kini telah banyak dijual di pasaran.

Dr Asti Praborini, SPA, IBCLC dari RS Permata Depok menambahkan, lama penyimpanan ASI perah juga bisa disesuaikan dengan di mana ASI perah itu akan disimpan. “Lama penyimpanannya beragam, jika disimpan di suhu ruangan (6-8 jam), cooler bag/box (24 jam), kulkas (1-2 hari), freezer 1 pintu (2 pekan), freezer 2 pintu (3-6 bulan), atau deep freezer (6-12 bulan),” tutupnya.

Loading...