Punya Banyak Kegunaan, Harga Ijuk Perkilo Dibanderol Mulai Puluhan Ribu Rupiah

Harga Ijuk Perkilo - arengabroom.blogspot.comHarga Ijuk Perkilo - arengabroom.blogspot.com

Ijuk merupakan turunan yang dihasilkan dari aren dan sejak dulu telah banyak dimanfaatkan untuk membuat berbagai , seperti sapi ijuk, tali, resapan septic tank, hingga dijadikan atap rumah tradisional. Ijuk biasanya per ikat, perkilo (1 kg), hingga per m3 dengan yang .

Sebagai contoh, ijuk bubuk 1 kilo untuk resapan air di dijual dengan harga Rp38 ribu. Kemudian ijuk aren atau injuk kawung harga per kilo dibanderol Rp29 ribu. Karena multifungsi dan memiliki nilai ekonomi yang tinggi, tak heran jika ijuk bukan hanya dibutuhkan oleh dalam negeri saja, tetapi juga banyak diekspor ke luar negeri.

Menurut pengusaha ijuk asal Kampung Campaka, Desa Neglasari, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, Firman, walaupun tergolong rumit ternyata keuntungan usaha pengolahan ijuk bisa mendatangkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Firman mengaku bisa meraup untung hingga Rp6 juta tiap bulan, sudah dikurangi biaya produksi dan gaji 3 karyawannya.

Ijuk hasil produksinya tersebut kemudian dijual ke pengepul utama yang berada di daerah Sukabumi dan Cianjur untuk kemudian diekspor ke luar negeri usai melalui sederet pengujian produk. Permintaan ijuk paling besar rupanya berasal dari negara Jepang dan Korea Selatan. “Proses seleksi barangnya cukup rumit untuk ekspor, sampai kadar air dan kekerasannya di-tes pakai alat,” ungkap Firman, seperti dilansir Sukabumiupdate.

Dalam sebulan kabarnya Firman dapat menjual ijuk kualitas terbaik rata-rata sebanyak 4 ton ke luar negeri. Dalam proses produksi ijuk tersebut biasanya selalu menghasilkan limbah sisa sortiran yang biasa dibeli oleh pemilik tambak ikan. “Tidak tahu buat bahan apa yang diekspor ini. Tapi kalau limbah sisa sortiran ini biasanya dipakai untuk pengeraman ikan dan penyaring air dan biasanya ada pembeli rutin yang membeli dengan harga Rp500 setiap kilonya,” tuturnya.

Ia mengatakan, perjalanan usaha tersebut telah melalui proses panjang berawal dari pengrajin sapu ijuk. Kemudian suatu ketika ada teman yang meminta ijuk dengan kualitas tinggi dan Firman pun menyanggupinya sampai sekarang. “Awalnya saya pengrajin sapu ijuk bersama tetangga yang lain. Namun saat itu ada teman yang datang meminta ijuk kualitas pilihan sesuai dengan yang diminta dan harga yang lumayan tinggi,” bebernya.

Loading...