Mengandung Zat Besi, Harga Hati Sapi per 1 Kg Dibanderol Terjangkau

Harga Hati Sapi - ismailshalaalbutchers.com.auHarga Hati Sapi - ismailshalaalbutchers.com.au

Sebagian orang menghindari bagian jeroan seperti hati ayam atau karena dianggap “sampah” yang tak ada manfaatnya untuk . Meski ada juga orang yang suka mengonsumsinya karena dianggap lezat atau alasan lain. bagian jeroan seperti hati per 1 kilogram (kg) pun cukup terjangkau jika dibandingkan bagian dagingnya. Di pasaran biasanya harga hati per kilo berkisar mulai dari Rp50 ribuan hingga Rp84 ribuan.

Untuk urusan kandungan , benarkah bahwa hati hewan adalah “sampah” yang harus dihindari? “Sementara ini belum ada kesepakatan soal menghindari hati hewan,” kata Ahli Gizi dr. Tan Shot Yen, seperti dilansir Kumparan.

Dr. Tan menjelaskan bahwa hati hewan juga perlu dikonsumsi oleh anak sebagai sumber zat besi yang dibutuhkan. Kekurangan zat besi bisa menimbulkan dampak negatif untuk kecerdasan, perilaku, serta kemampuan motorik anak. Bahkan menurut sejumlah studi kabarnya dampak negatif itu bisa terus berlanjut sampai dewasa. “Hati hewan fungsinya sebagai pendongkrak zat besi bagi anak dan ,” ungkapnya.

Guna memenuhi zat besi harian, anak-anak dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung zat besi minimal 2 kali tiap hari. Adapun untuk bayi usia 6-12 bulan mempunyai zat besi 11 mg per hari, kemudian anak umur 1-3 tahun butuh zat besi lebih sedikit, yakni 7 mg per hari.

Menurut USDA National Nutrient Database, 28 gram hati ayam atau sekitar setengah potong hati ayam memiliki kandungan sekitar 3,6 mg zat besi. Sementara itu, 28 gram hati sapi atau setengah potong hati mengandung 1,7 mg zat besi.

Akan tetapi, dr. Tan mengaku tak dapat menjamin keamanan hati hewan yang hendak dikonsumsi seseorang apakah mengandung racun atau tidak. Tetapi selama hewan tersebut mendapat pakan yang baik, maka hati hewan tersebut kemungkinan juga baik.

“Saya tidak bisa menyatakan aman 100 persen. Selalu ada istilah mudarat dan . Jika ditimbang lebih banyak , ya sudah. Sekali lagi, kita perlu kritis juga si hewannya sehat apa enggak. Diberi pakan benar apa enggak. Sebab saya rasa hati bisa dianggap sehat jika semua syarat pakannya baik, hewannya enggak makan sampah apalagi plastik, enggak makan yang ‘hanya bikin dia cepet gede’ tapi bermasalah di kemudian hari,” tandasnya.

Loading...