Bentuk Ringkas & Fitur Lebih Lengkap, Harga Gramophone Modern Berkisar Rp2 Jutaan

Harga Gramophone Modern - ar.aliexpress.comHarga Gramophone Modern - ar.aliexpress.com

Sebelum muncul MP3 atau MP4 player yang seperti saat ini, kaum muda generasi lawas lebih familier dengan pemutar seperti radio tape yang mampu memutar kaset atau bahkan gramophone yang digunakan untuk memutar kaset vinyl alias piringan hitam. Meskipun teknologinya sudah terbilang kuno, rupanya penggemar gramophone sampai saat ini masih cukup banyak. Terbukti, masih ada saja yang bahkan menciptakan gramophone yang menjawab keinginan para pecinta vinyl. Harga gramophone ini justru relatif lebih murah dibandingkan yang .

Adapun gramaphone atau turntable klasik alias retro kondisi baru harganya bisa berkisar antara Rp5 jutaan hingga mencapai Rp20 jutaan yang lengkap dengan meja kayunya. Tak hanya berfungsi sebagai pemutar piringan hitam saja, gramophone kuno seperti ini bahkan bisa berfungsi ganda sebagai pajangan sehingga membuat dekorasi sebuah ruangan atau hunian menjadi vintage seketika.

Berbeda dengan yang klasik, gramophone modern justru harganya rata-rata relatif lebih murah. Misalnya saja untuk Looptone gramophone di sejumlah situs e-commerce hanya dijual dengan harga Rp2 jutaan. Turntable Looptone yang modern ini punya tampilan kotak mirip koper dan cenderung ringkas dibandingkan gramophone model lawas serta mengusung spesifikasi yang cukup andal, karena bisa bekerja di 3 kecepatan, yakni 33, 45, dan 78. Selain itu, gramophone modern Looptone ini juga sudah dibekali speaker internal, dapat disambungkan ke speaker aktif, serta dilengkapi Bluetooth.

Percaya atau tidak, sebagian orang mungkin sampai saat ini masih ada yang mengoleksi beberapa piringan hitam. Yang lebih menarik lagi, di kawasan Bandung, tepatnya di Dipati Ukur rupanya ada toko musik yang mempunyai piringan hitam cukup lengkap. “ piringan hitam di sini sudah mencapai ribuan keping,” ujar sang pemilik toko DU68, Irham Vickry, seperti dilansir Tribunnews.

Lebih lanjut Irham menuturkan, pembeli yang datang ke tokonya sebagian besar berasal dari komunitas pecinta musik lama. “Kolektor lebih suka mendengar musik dari piringan hitam karena kualitas suara yang dihasilkan oleh piringan hitam ini lebih baik dibandingkan suara-suara musik ,” bebernya.

Loading...