Cegah Penyebaran Virus, Harga Face Shield Anak Dibanderol Mulai Belasan Ribu Rupiah

Face Shield Anak - akrilikdisplay.comFace Shield Anak - akrilikdisplay.com

Di tengah masa pandemi (Covid-19) seperti saat ini, penggunaan masker saja rupanya dinilai belum cukup. Beberapa orang pun menggunakan face shield atau khusus untuk menghindari cipratan droplets yang berisiko menjadi penularan virus. Face shield ini bukan hanya dibuat untuk orang saja, tetapi juga tersedia untuk maupun anak-anak dengan yang .

Adapun harga face shield anak antara Rp10 ribuan hingga Rp75 ribuan jika dilengkapi dengan topi. Face shield ini umumnya dibuat dari material mika khusus yang ukurannya disesuaikan dengan usia sang pemakai. penggunaan face shield sendiri adalah untuk melindungi bagian wajah, khususnya mata, hidung, dan mulut.

Menurut Dr. Camille Sabella, MD, Direktur Pusat Penyakit Menular Anak di Cleveland Clinic Children, bayi yang baru lahir sangat rentan terkena virus karena sistem imun tubuhnya yang masih lemah. Oleh sebab itu, face shield dihadirkan sebagai upaya pencegahan bayi terinfeksi oleh virus corona.

“Sistem kekebalan bayi belum matang hingga sekitar 2 sampai 3 bulan. Dalam beberapa bulan pertama, sistem kekebalan tubuh, terutama kekebalan yang diperantarai sel menjadi lebih berkembang. Ini sangat penting dalam membantu anak melawan virus,” kata Dr. Camille, seperti dilansir Grid.id.

Walau disebut-sebut dapat mencegah bayi dari virus corona, apakah pemakaian face shield medis untuk bayi memang benar-benar aman? Salah satu dokter spesialis anak, dr. Arifianto, Sp.A beberapa waktu lalu menyebutkan jika pemakaian face shield pada bayi justru dapat menghalangi keluar-masuknya oksigen.

“Meskipun tampak cukup longgar, tetap ada risiko halangan keluar masuknya udara (oksigen). Padahal bayi kecil sangat mengandalkan pertukaran oksigen lewat paru-parunya yang tak boleh terhalang,” kata dr. Arifianto melalui akun Twitternya, @dokterapin.

Dibanding memakaikan face shield pada bayi, dr Arifianto lebih menyarankan bayi diberi perlindungan dengan ditempatkan pada lingkungan yang aman dan jauh dari penyebaran virus corona, seperti di rumah. “Maka yang lebih penting adalah mengkondisikan lingkungan sekitarnya agar SARS-COV2 tidak masuk ke saluran napas bayi. Orang dewasa yang pakai masker. Cuci tangan dan tidak menyentuh wajah,” bebernya.

Loading...