Ada yang Mini dan Amfibi, Berapa Harga Excavator Buatan Pindad?

Excavator Buatan Pindad - jogja.tribunnews.comExcavator Buatan Pindad - jogja.tribunnews.com

PT Pindad tidak hanya memproduksi alutsista atau yang sudah diekspor ke beberapa . Perusahaan ini pun telah merilis excavator yang diperuntukkan konstruksi dan bangunan. Hadir dalam beragam , mulai yang mini hingga amfibi, harga excavator buatan PT Pindad bisa mencapai angka miliaran per unit.

Untuk model amfibi misalnya, perusahaan memiliki excavator tipe Excava 200. Produk ini dikatakan punya keistimewaan bisa mengapung di atas , sehingga cocok untuk daerah dengan mayoritas rawa-rawa. Namun, untuk bisa meminang tersebut, anggaran yang dibutuhkan memang tidak kecil karena harganya mencapai angka Rp5,1 miliar per unit.

“Alat berat buatan anak bangsa ini harus diapresiasi, sebab kecanggihan dan kemudahan alat ini memiliki banyak ,” ujar Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution, dilansir Go Riau. “Dengan adanya alat berat ini, tidak hanya bisa membantu untuk membersihkan sungai, tetapi juga bisa digunakan untuk membuka embung baru sebagai tempat penampungan air dan membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan.”

Excava 200 sendiri pertama kali diluncurkan PT Pindad pada tahun 2015 lalu. Kemudian, produksi massal dilakukan mulai Januari 2016. Saat pertama kali dirilis, alat ini ditawarkan dengan harga berkisar Rp1,3 miliar per unit. Meski punya banderol mahal, namun perusahaan langsung banjir pemesan, di antaranya 500 unit dari Kementerian Pekerjaan Umum.

Kemudian, pada tahun 2019 kemarin, PT Pindad memperkenalkan unit Excava 500, sebuah excavator mini kelas 5 ton. Dirilis pada pameran Indobuildtech di ICE BSD, Tangerang, mesin ini dikatakan dapat berfungsi untuk menyelesaikan beragam pekerjaan ringan seperti pemindahan saluran pembuangan air, membuang material sisa, hingga mengurug tanah. Perusahaan melepas alat ini dengan harga berkisar Rp600 jutaan.

“Karena kebutuhannya untuk pekerjaan ringan, maka selain dilengkapi buked (kerukan), ekskavator ini juga dilengkapi dengan dozer (untuk meratakan tanah),” jelas Direktur Bisnis Produk Industrial PT Pindad, Heru Puryanto, dilansir Tempo. “Pindad Excava 50 ini murni buatan anak bangsa, hanya saja mesin masih menggunakan produk luar.”

Loading...