Harga Emas Melambung Gara-gara Kurs Dolar & Data Pekerjaan AS Lesu

Ilustrasi: emas batangan (Jingming Pan via unsplash)Ilustrasi: emas batangan (Jingming Pan via unsplash)

Jakarta berhasil rebound melampaui level psikologis USD1.800 pada Jumat atau Sabtu pagi WIB. Kenaikan harga ini dipicu oleh anjloknya AS dan data pertumbuhan pekerjaan Amerika Serikat yang lebih lambat dari ekspektasi.

Harga emas di pasar spot naik 1 persen ke posisi USD1.810,26 per ounce pada pukul 13.58. EST, usai turun ke level terendah sejak 1 Desember 2020 pada hari Kamis. Sementara itu, harga emas berjangka AS berakhir menguat 1,2 persen ke angka USD1.813 per ons.

“Harga emas terus memimpin terutama dari dolar dan kami memperkirakan ini akan tetap terjadi di sesi mendatang. Di luar waktu dekat, kami yakin prospek emas tetap konstruktif mengingat stimulus fiskal kemungkinan akan mengakibatkan defisit kembar AS yang besar,” kata Suki Cooper, analis di Standard Chartered, seperti dilansir CNBC melalui Liputan6.

Adapun nilai tukar dolar AS melemah 0,6 persen, sehingga membuat harga emas lebih murah untuk pemegang mata uang lainnya. Pertumbuhan lapangan kerja Amerika Serikat rebound secara moderat pada bulan Januari dan kehilangan pekerjaan pada bulan sebelumnya lebih dalam dari perkiraan.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat AS akan mengambil persetujuan akhir pada hari Jumat dari ukuran anggaran yang akan memungkinkan Partai Demokrat mendorong paket stimulus bantuan virus corona (Covid-19) senilai USD1,9 triliun melalui Kongres.

Emas sendiri dianggap sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang kemungkinan didorong oleh stimulus yang meluas. Akan tetapi, sepanjang pekan ini harga emas melemah 1,9 persen yang sekaligus menandai penurunan terbesar sejak 8 Januari 2021. Sebagian disebabkan karena imbal hasil Treasury AS yang lebih tinggi, karena mereka meningkatkan biaya peluang memegang emas batangan yang tak memberi imbal hasil.

“Saat investor mengalihkan fokus mereka ke prospek AS dan melihat aset berisiko, harga emas mungkin melemah dalam jangka pendek,” imbuh Analis Riset Senior di FXTM Lukman Otunuga.

Dari dalam negeri, harga emas batangan PT (Antam) Tbk hari ini, Sabtu (6/2), terpantau naik Rp10.000 menjadi Rp940.000 per 1 gram, dengan harga pembelian kembali (buyback) yang juga naik Rp10.000 jadi Rp820.000 per gram. Sedangkan di Pegadaian harga emas cetakan UBS Rp925.000 per gram.

Loading...