Serangan AS ke Iran Picu Kenaikan Harga Emas

Harga Emas - www.forbes.comHarga Emas - www.forbes.com

Jakarta terpantau naik pada hari Jumat atau Sabtu (4/1) pagi WIB usai kasus pembunuhan seorang jenderal penting Iran oleh yang memicu kekhawatiran adanya konflik lebih luas yang bisa mengganggu produksi energi serta menurunkan prospek ekonomi global. Harga sendiri dilaporkan menguat 1,5 persen menjadi USD1.551,8 per ounce, mendekati level tertinggi dalam 6 tahun terakhir yang dicapai pada September.

Benchmark imbal hasil Treasury 10 tahun yang bergerak terbalik dengan harga , turun lebih dari 8 basis poin ke level 1,79 persen yang sekaligus menjadi penurunan terbesar dalam sebulan. Para investor pun berbondong-bondong melakukan pada aset yang aman usai serangan udara AS yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump menewaskan jenderal top Iran, Qasem Soleimani, di Baghdad.

Soleimani sendiri merupakan tokoh kunci dalam politik Iran dan kematiannya membuat publik khawatir atas kemungkinan serangan balasan dari pasukan Iran. Menteri luar negeri Iran pun menyatakan jika Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas semua konsekuensi yang ditimbulkan dari serangan tersebut. Kantor Berita Fars melaporkan jika badan Iran akan bertemu untuk membahas lebih lanjut terkait tanggapan Teheran.

“Tidak mungkin untuk mengetahui apa yang terjadi selanjutnya. Pasar bahkan tidak tahu apa yang mereka tunggu untuk memberi tanda pada serine yang aman,” Chris Rupkey, Kepala Ekonom Keuangan di MUFG, seperti dilansir CNBC melalui Liputan6. Sementara itu, ekuitas berisiko dijual pada hari Jumat dengan Dow Jones Industrial Average yang mengalami penurunan sebesar 300 poin.

Dari dalam negeri, harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini, Sabtu (4/1) pun terpantau naik sebesar Rp8.000 dari Rp766 ribu per menjadi Rp774 ribu per 1 dengan harga pembelian kembali atau buyback yang juga naik Rp10.000 dari Rp683 ribu per jadi Rp693 ribu per . Sedangkan di Pegadaian saat ini hanya tersedia emas cetakan UBS dengan harga per yang dijual Rp762 ribu.

Loading...