Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Harga Emas Hari Ini Naik Tipis

Perhiasan emasPerhiasan emas

Jakarta mengalami kenaikan tipis pada hari Jumat atau Sabtu pagi WIB. Naiknya emas ini dipicu karena masih tingginya angka penyebaran virus corona (-19) secara dengan lonjakan infeksi yang terjadi di Amerika Serikat yang memicu selera risiko dan menempatkan harga logam mulia pada jalur untuk kenaikan selama tiga minggu berturut-turut.

di spot naik 0,3 persen ke level USD1.767,28 per ons. Sedangkan harga emas berjangka AS menguat 0,5 persen jadi USD1.780,30 per ounce. “Investor menjadi gugup karena kenaikan kasus virus corona saat ini dan berhenti dari posisi mereka dalam aset berisiko seperti saham. Sementara mereka memilih untuk menempatkan investasinya dalam emas dan obligasi,” ujar Bob Haberkorn, Ahli Strategi Senior di RJO Futures, seperti dilansir dari CNBC melalui Liputan6.

Sepekan ini harga emas telah naik 1,4 persen, namun sedikit terkoreksi dari level tertinggi sejak Oktober 2012 yang diraih pada Rabu lalu. “Kita mungkin melihat harga emas menembus level USD 1.800, fundamental untuk emas cukup kuat dengan meningkatnya kasus virus corona, belum ada vaksin dan stimulus dari sentral utama secara global yang mengarah ke kekhawatiran inflasi,” ungkap Edward Moya, Analis Pasar Senior OANDA.

Sebagai informasi, terdapat lebih dari 9,62 juta orang yang dilaporkan telah terinfeksi oleh virus corona secara global. Kebijakan yang mudah dan berbagai langkah stimulus oleh bank sentral utama untuk meredam dampak Covid-19 telah memicu kekhawatiran pasar terkait kemungkinan inflasi, sehingga mendorong harga emas melonjak 16,5 persen tahun 2020 ini.

Sementara itu, dari dalam negeri harga emas batangan PT (Antam) Tbk hari ini, Sabtu (27/6), naik Rp2.000 menjadi Rp912 ribu per 1 gram, dengan harga buyback atau pembelian kembali yang juga naik Rp4.000 ke angka Rp807 ribu per gram. Sedangkan di Pegadaian, harga emas cetakan Antam hari ini dijual Rp916 ribu per gram dan emas cetakan UBS harganya Rp899 ribu per gram.

Loading...