Harga Emas COMEX Hari Ini Bergerak Menguat Usai Ditutup Turun

Setelah berakhir lebih rendah pada Senin malam atau Selasa (25/10) pagi WIB, berjangka di Divisi New York Mercantile Exchange pada terpantau kembali bergerak menguat. Indeks Gold terpantau naik 1,4 dolar AS per ounce ke level 1.265,1 dolar AS per ounce atau setara dengan kenaikan 0,05 dolar AS per gram ke level 40,67 dolar AS per gram pada pukul 09.07 WIB.

Sebelumnya, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember 4 dolar AS atau 0,32 persen menjadi menetap di posisi 1.263,70 dolar AS per ounce. Logam mulia berada di bawah tekanan usai laporan yang diterbitkan Markit Economics menunjukkan indeks pembelian manajer (PMI) untuk sektor manufaktur naik ke tingkat 53,2, ukuran yang jauh melebihi ekspektasi.

Para analis mencatat input berada pada tingkat terkuat dalam dua tahun terakhir. Hal ini pun mendorong para investor menjauh dari aset-aset “safe haven” logam mulia dan beralih ke aset-aset yang lebih menguntungkan seperti dolar AS. Emas dan dolar AS biasanya memang bergerak berlawanan arah. Jika dolar naik, maka emas berjangka akan jatuh karena emas menjadi lebih mahal bagi investor.

Meski demikian, kenaikan permintaan fisik dari Asia yang merupakan konsumen utama emas dunia dan ketidakpastian kondisi Pemilu AS pada 8 November bisa memberikan dukungan emas dalam beberapa pekan mendatang. “Kami membeli emas dan merekomendasikan kepada nasabah untuk membeli emas karena ketidakpastian justru akan menambah ( emas),” kata Presiden dan Kepala Investasi Sica Wealth Management, Jeffrey Sica.

Loading...