Harga Emas Berhasil Menguat Tipis Meski Tertekan Penguatan Dolar AS

Harga emas - Tribunnews.comHarga emas - Tribunnews.com

Jakarta – Harga dunia mengalami kenaikan tipis pada hari Jumat (4/5) lalu walaupun posisi sedang menguat usai dirilisnya pekerjaan Amerika Serikat yang ternyata lebih rendah dari prediksi pasar. Meski demikian, rendahnya pekerjaan berhasil ditopang oleh kemungkinan kenaikan bunga yang lebih besar dari perkiraan.

Dilansir Reuters, harga emas di pasar spot menguat sebesar 0,2 persen menjadi 1.313,90 per ounce pukul 01.37 siang waktu New York. Sepanjang pekan ini harga emas telah melemah 0,6 persen dan menuju penurunan mingguan ketiga berturut-turut. Sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Juni 2018 berakhir naik 2 atau 0,2 persen ke posisi 1.314,70 per ounce.

Belum lama ini dilaporkan bahwa tingkat pengangguran turun mendekati level terendah dalam 17 tahun sebesar 3,9 persen. “Data pekerjaan ini mengecewakan dari yang kami bayangkan. Namun ini tidak cukup bagi AS untuk berhenti menaikkan . Mereka masih akan mendorong kenaikan dalam pertemuan Juni,” ungkap Collin Martin, analis Schwab Center for Financial Research, New York, AS.

Analis Commerzbank Daniel Briesemann menambahkan jika pekan depan harga emas menurutnya akan memperoleh sentimen positif dari kekhawatiran investor terkait kemungkinan penarikan AS dari kesepakatan nuklir dengan Iran.

Tak jauh berbeda, di Indonesia harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) Tbk juga naik Rp 4.000 menjadi Rp 655 ribu per gram pada perdagangan Jumat (4/5). Sedangkan sebelumnya harga emas berada di level Rp 651 ribu per gram. Harga pembelian kembali (buyback) juga meningkat Rp 3.000 jadi Rp 582 ribu per gram.

Sedangkan harga emas di hari ini, Minggu (6/5) untuk cetakan Antam berdenominasi 1 gram berada di angka Rp 660 ribu per gram dan emas cetakan UBS dihargai Rp 647 ribu per gram. UBS juga memiliki emas batangan ½ (0,5) gram dengan harga Rp 359 ribu. Sementara itu harga buyback emas Antam di Pegadaian Rp 590.730 dan buyback emas batang UBS Rp 589.500 per gram.

Loading...