Termasuk Satwa Dilindungi, Berapa Harga Elang Brontok CHE LM?

Elang Brontok CHE LM - www.jalaksuren.netElang Brontok CHE LM - www.jalaksuren.net

Matanya yang tajam dan sosoknya yang begitu gagah memang membuat elang begitu dikagumi oleh para pecinta satwa liar. Di Indonesia sendiri, untuk burung elang seperti elang brontok atau yang juga dikenal dengan sebutan Changeable Hawk Eagle (CHE) termasuk satwa dilindungi yang tidak boleh diperjual-belikan secara sembarangan. Meski demikian, masih saja ada yang menjual burung dengan nama ilmiah Spizaetus cirrhatus di maupun dengan yang variatif.

Elang brontok tersebar di beberapa kawasan Indonesia seperti Pulau Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sunda Besar. Jenis elang CHE ada beberapa, mulai dari CHE hitam atau dark morph (DM), elang brontok putih atau CHE light morph (LM), dan elang brontok cokelat atau changeable hawk eagle pale morph (CHE PM). Di pasaran ilegal kabarnya harga elang CHE LM sekitar Rp1,3 juta hingga Rp1,5 jutaan per ekor, kemudian untuk CHE DM harganya Rp850 ribu hingga Rp1 juta, dan CHE PM mencapai Rp1,7 juta sampai Rp2 jutaan per ekor.

Masyarakat Indonesia sendiri sebenarnya tidak benar-benar dilarang untuk memelihara satwa liar, namun ada berbagai syarat yang harus dipenuhi. “Ini kesekian kalinya, kenapa masih terulang (perdagangan satwa dilindungi). Upaya sosialisasi terus kita lakukan, pemahaman jenis satwa-satwa yang dilindungi, aturannya, termasuk aturan yang mengizinkan satwa dilindungi dipelihara masyarakat,” kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) DIY, Junita Parjanti, seperti dilansir Detik.

Lebih lanjut Junita memaparkan jika pihaknya dapat memberi rekomendasi untuk masyarakat yang berkeinginan memelihara satwa dilindungi, yaitu dengan memberi sertifikat kategori F2. “Ada sertifikat khusus, satwa dilindungi yang boleh dipelihara masyarakat kategori F2, satwa turunan. Kalau indukannya kategori F0, memiliki keturunan, kemudian memiliki keturunan lagi. Jadi bisa disebut generasi ketiga yang boleh dipelihara,” jelasnya.

Karena termasuk satwa langka dan juga dilindungi, pemeliharaan elang brontok secara ilegal bisa terancam hukuman pidana. Kebijakan ini sengaja dibuat supaya masyarakat tak melanggar ketentuan seperti UU 5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, serta PP 7/1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Loading...