Harga Eceran Mulai Rp 16 Ribuan, Bisnis Dry Ice Tawarkan Omzet Hingga Miliaran Rupiah

Dry Ice - nuhoangda.comDry Ice - nuhoangda.com

Es kering (dry ice) atau yang juga kerap disebut biang es kini banyak dibutuhkan oleh para pemilik usaha . Tak heran jika produsen dry ice pun semakin bertambah dari waktu ke waktu. Saat ini mencari dry ice bukan hal yang sulit lagi, sebab sudah banyak yang menjual dry es dalam jumlah besar maupun eceran di sejumlah kota seperti Surabaya, Sidoarjo, Bekasi, Jakarta, Ciputat, dan masih banyak lagi kota-kota lainnya.

Selain secara offline, dry ice juga banyak secara online di beberapa situs e-commerce. dry ice eceran pun cukup murah, berkisar antara Rp 16.500 hingga Rp 20.000 per balok dengan berat 1 kilogram (kg). Selain untuk membuat es krim, dry ice banyak diawetkan sebagai pengawet makanan, pendingin mesin pesawat dan mobil sport, pengawet ASI dan darah, hingga untuk keperluan dekorasi seni.

Es kering diyakini lebih ampuh menurunkan suhu makan dibandingkan es batu karena es batu hanya dapat menurunkan suhu sekitar -3 derajat celsius, sedangkan es kering dapat menurunkan suhu sampai -78 derajat celsius. Menurut Fanny Iskandar, Direktur PT Padang Kencana, salah satu produsen es kering di Jakarta, permintaan es kering ternyata cukup bagus.

“Kami lanjutkan memproduksi es kering karena memang permintaannya bagus,” kata Fanny seperti dilansir Tribunnews. Walaupun kini sudah banyak bermunculan sejumlah pemain baru, menurutnya untuk dry ice pun semakin besar. “Peluang untuk pemain baru pun masih ada,” imbuhnya.

Setiap permintaan dry ice bisa meningkat hingga 20%. Namun Fanny mengaku jika pasar terbesar es kering terbatas di area Jabodetabek. Sebab ekspor ikan terpusat di tersebut. “Sejauh ini yang menggunakan dry ice untuk mengawetkan ikan baru di Jabodetabek dan Bali, selain itu belum ada permintaan,” ucapnya. Selain untuk ikan, es kering juga sering dipakai untuk industri es krim.

Es kering yang diproduksi oleh Fanny biasanya dikemas dalam kotak styrofoam dan poliuretan (polyurethane) dalam berbagai ukuran, mulai dari 50 kg, 100 kg, hingga 250 kg. Bentuknya juga bermacam-macam, ada yang berbentuk balok dan pelet atau butiran. Dari usaha dry ice, PT Padang Kencana kabarnya dapat meraup omzet hingga Rp 1 miliar – Rp 2 miliar per bulan. Sedangkan margin keuntungan bisa 2-3 kali lipat dari harga .

Loading...