Biasa Dijadikan Pembungkus Makanan, Harga Daun Pisang 1 Ikat Dibanderol Murah

Harga Daun Pisang 1 Ikat - beta.kangendesa.comHarga Daun Pisang 1 Ikat - beta.kangendesa.com

Daun pisang merupakan salah satu komoditas yang banyak dibutuhkan dalam . Daun pisang kerap digunakan sebagai alas makan atau bahkan pembungkus supaya menjaga kesegaran dan cita dari yang dibungkus itu sendiri. Daun pisang biasanya per lembar atau 1 ikat. Adapun harga daun pisang 1 ikat di berkisar antara Rp11 ribu hingga Rp15 ribuan per ikat.

Waktu terbaik untuk memotong daun pisang adalah pagi hari sebelum jam 07.30 atau sore hari mulai pukul 16.30 WIB. Di luar jam tersebut atau jika nekat memangkas ketika matahari sedang terik, maka daun yang dipangkas akan rentan kering dan kurang laku untuk dijual.

Menurut salah seorang pemetik daun pisang, Samino, warga Desa Kemalo Abung, Kecamatan Abung Selatan, daun pisang biasanya dibeli oleh para untuk pembungkus makanan. Ia biasa menjual daun pisang di pasar yang ada di kawasan desanya.

Sementara itu, untuk daun pisang yang dia ambil rata-rata sudah dipesan oleh para perajin tempe sebagai bungkus kedelai. Di desa Samino, harga satu ikat daun pisang dengan berat sekitar 1 kg dijual dengan harga Rp10 ribu hingga Rp15 ribu, sedangkan di daerah Kotabumi seikat dihargai antara Rp20 ribu hingga Rp25 ribu.

“Untuk mencapai satu ikat, dibutuhkan sekitar 5 pelepah s/d 7 pelepah daun pisang. daun pisang yang laku di jual di pasaran adalah pisang kepok dan pisang batu karena daun pisang tersebut tebal serta tidak mudah sobek dan tidak mudah layu,” ujarnya, seperti dilansir Lampost.

Dalam sehari, Samino biasanya menjual antara 5-7 ikat daun pisang ke pengrajin tempe di desanya dengan pendapatan kotor sekitar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu. Penghasilan kotor itu masih belum dipotong transportasi dan modal. Ia menyebutkan, daun pisang yang diambil biasanya bukan hanya dari lahannya sendiri, tetapi juga dari tetangga desanya dan untuk daun pisang yang ia ambil itu dibarter dengan tempe.

“Rata-rata tetangga saya meminta daun yang di ambil di barter dengan tempe dengan takaran sesuai kesepakatan berdasarkan banyak sedikitnya daun pisang yang di dapat dan itu di ambil dari hasil penjualan daun pisang sebelumnya,” pungkasnya.

Loading...