Punya Rasa yang Khas, Harga Cumi Asin per Kilo Mulai Rp100 Ribuan

Cumi Asin per Kilo - www.bukalapak.comCumi Asin per Kilo - www.bukalapak.com

Banyak laut yang bisa dinikmati dengan cara diasinkan. Tak hanya ikan-ikanan saja, cumi-cumi pun akan terasa nikmat bila diolah dengan cara diasinkan. Selain bisa membuat seafood ini lebih tahan lama untuk disimpan, cita rasanya pun akan terasa lebih kaya. Cumi asin sendiri biasanya per pack atau per kilo di . Adapun cumi asin per kilo berkisar mulai dari Rp109 ribu hingga Rp235 ribuan per 1 kg untuk baby cumi asin super.

Cumi asin sendiri diketahui memiliki tekstur dan yang khas. Cumi asin kini banyak diolah dengan cara ditumis atau bahkan dimasak sebagai sambal cumi yang pedas menggigit. Akan tetapi, mempersiapkan cumi asin sebelum diolah memang membutuhkan kelihaian.

Setidaknya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengolah cumi asin. Yang pertama, pastikan cumi asin yang dipilih adalah yang kualitasnya baik, yakni bagian tubuhnya masih lengkap dan mempunyai tekstur yang kering.

Sebelum mengolah cumi kering, pastikan sudah dibersihkan dengan air mengalir atau air keran. Buang semua kotoran yang masih menempel di cumi asin. Nah, bila tak mau rasa asin yang terlalu pekat, maka cumi asin dapat direndam terlebih dahulu dalam air hangat sekitar 30 menit. Dengan cara ini pula cumi asin teksturnya bisa lebih lunak dan rasa khasnya pun tak akan hilang.

Kemudian usai direndam air hangat, cumi asin dapat dibilas dengan air bersih dan dipotong-potong sesuai selera. Bisa juga langsung diolah dalam keadaan utuh begitu saja. Cara penyimpanannya pun tak sulit. Konsumen dapat menyimpan cumi asin dalam sebuah wadah kedap udara dan diletakkan di tempat yang sejuk atau dalam kulkas.

Saat bulan Ramadan, cumi asin biasanya menjadi salah satu bahan makanan yang cukup banyak peminatnya. Tak heran jika kemudian harga cumi asin mendadak naik ketika memasuki bulan puasa. Sebagai , ikan cumi sotong merupakan menu favorit warga di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat saat Ramadan.

“Sudah jadi kebiasaan tiap tahun. Malam tinggal direndam, pas sahur digoreng tidak asin lagi. Cumi basahnya kan lebih mahal,” kata salah satu pedagang bernama Yayah, seperti dikutip Republika.

Loading...