Dikenal Tak Kalah Sehat dari Cuka Apel, Segini Harga Cuka Air Kelapa

Cuka Air Kelapa - trubus.id

dari buah alias apple cider vinegar sejak beberapa waktu belakangan memang sedang hits. Selain cuka buah , rupanya ada lagi cuka lainnya yang disebut-sebut tak kalah menyehatkan, yakni cuka air (coconut cider vinegar). Harga cuka air di pasaran cukup , tergantung dan kualitasnya.

Sebagai contoh, cuka kelapa merk Vineco isi 250 ml dijual dengan harga Rp15 ribu per botol, Cuka Air Kelapa TSb 410 ml dibanderol seharga Rp90 ribu, dan yang ukurannya 120 ml dijual harga Rp45ribu. Cuka satu ini pada dasarnya mirip cuka fermentasi lainnya, seperti cuka apel dan cuka balsamic.

Cuka kelapa umumnya terbuat dari air kelapa atau getah pohon kelapa. Warna cuka kelapa cenderung putih dengan rasa asam yang tajam dan sedikit rasa ragi. “Dari segi nutrisi, cuka kelapa memiliki indeks glikemik sangat rendah sehingga cocok dikonsumsi pasien diabetes,” demikian seperti dilansir dari Detik.

Tak hanya rendah indeks glikemik, cuka kelapa pun disebut-sebut kaya kandungan mineral karena getah kelapa yang jadi bahan utama pembuatan cuka kelapa berasal dari pohon kelapa yang ditanam di tanah vulkanik kaya mineral. Adapun mineral yang terkandung dalam getah kelapa meliputi fosfor, kalium, zat besi, magnesium, sulfur, boron, zinc, mangan, dan tembaga. Tetapi, potasium adalah zat mineral paling banyak yang terkandung dalam cuka kelapa. Bahkan kabarnya tiap 1 sdm (sendok makan) cuka kelapa mengandung 192 mg potasium.

Potasium disebut bermanfaat untuk menyeimbangkan elektrolit tubuh dan mengontrol tekanan darah tinggi. Selain mineral, getah kelapa pun kaya asam amino esensial dan non-esensial. Cara menggunakan cuka kelapa pun mudah, hampir sama seperti cuka kelapa. Cuka kelapa dapat diminum setiap pagi dengan cara mencampurkan 1 sdm cuka kelapa dengan 1 sdm air mineral untuk memperoleh manfaat detoks.

Selain itu, cuka kelapa pun bisa dimanfaatkan untuk berkat sifat antimikroba dan antibakteri-nya. Cuka kelapa bisa diaplikasikan secara topikal di kulit. “Tetapi penelitian belum menunjukkannya sebagai yang terbukti atau aman untuk kondisi seperti jerawat atau terbakar sinar matahari,” kata Lynnley Huey, MPH, RD, ahli gizi terdaftar dan ahli gizi di Maven.

Loading...