Varian Rasa Beragam, Harga Minuman Chocolatos Seduh Rp8 Ribuan

Ilustrasi : Minunman Chocolatos SeduhIlustrasi : Minunman Chocolatos Seduh - okezone.com

Chocolatos besutan Garuda Food meramaikan pasar makanan ringan di Indonesia sejak tahun 2008 silam. Berawal dari wafer stik isi krim , Garudafood kemudian mengembangkan Chocolatos ke dalam bentuk serbuk seduh bernama Chocolatos Drink. Chocolatos Drink hadir dalam cokelat, cokelat putih green tea latte, coffee, dan yang terbaru moccacino. Selain dalam bentuk serbuk, ada pula Chocolatos Drink dalam botol siap minum dengan harga yang juga ramah di kantong.

Adapun harga Chocolatos seduh Matcha Latte 4 sachet x 26 gram dibanderol Rp8.700 per pack, sedangkan Chocolatos Chocolate Drink 4 x 28 g harganya Rp8.600 dan saat ini sedang di Indomaret menjadi Rp6.000 saja per pack. Sementara itu, harga Chocolatos Drink coklat 1 dus (8 renceng) dijual mulai Rp126 ribuan per karton.

Sebagai informasi, GarudaFood Group sengaja meluncurkan produk Chocolatos Drink karena Indonesia merupakan biji kakao terbesar ketiga dunia setelah Pantai Gading dan Ghana. Namun konsumsi cokelat di Indonesia pada tahun 2012 baru sebesar 0,2 kg per kapita per tahun, lalu naik jadi 0,5 kg per kapita per tahun pada 2014.

Menurut Dian Astriana selaku Head of Corporate Communications GarudaFood Group, Indonesia tergolong negara dengan preferensi rasa coklat yang dominan. Setidaknya ada 85% produk biskuit GarudaFood Group yang terbuat dari bahan dasar cokelat.

“Hal ini dapat terlihat dari produk unggulan kami yakni Chocolatos Wafer Stick yang telah terlebih dahulu hadir dan sukses sebagai market leader. Chocolatos Choco Drink merupakan dan pengembangan dari produk tersebut dengan mengutamakan bahan dasar cokelat berkualitas tinggi. GarudaFood Group melihat peluang yang cukup besar untuk potensi konsumsi cokelat di Indonesia,” papar Dian.

Dian menjelaskan, konsumsi cokelat per kapita Indonesia 300 gram masih sangat rendah jika dibandingkan negara Swiss yang mencapai 15 kg per kapita. Bahkan negara lain seperti Malaysia dan Singapura tingkat konsumsinya sebesar 1 kg per kapita. “Produksi kakao di Indonesia saat ini 450 ribu ton dari kapasitas 600 ribu ton di luar bahan baku cokelat import. Kami optimis, Chocolatos Choco Drink dapat diterima pasar dengan baik,” ujarnya.

Loading...