Harga Capai Puluhan Ribu Rupiah, Bisnis Kodok Sawah Ternyata Cukup Menguntungkan

Ilustrasi: kodok sawahIlustrasi: kodok sawah

Jenis kodok ada bermacam-macam, mulai dari kodok , kodok hijau, kodok lembu, dan sebagainya. Meski sepintas mungkin tampak menjijikkan, rupanya kodok atau katak menjadi salah satu yang cukup dicari oleh -restoran maupun hotel. Bahkan banyak juga daging kodok dari Indonesia yang diekspor ke luar negeri. Harga kodok sawah sangat variatif, biasanya dalam kondisi masih hidup atau yang dalam wujud sudah dikuliti bersih dan siap diolah.

Adapun harga kodok sawah per yang masih anakan ukuran 3-5 cm dijual sekitar Rp 1.500. Sedangkan kodok hidup dijual dengan harga mulai Rp 20 ribuan hingga Rp 50 ribuan per kilogram. Kemudian kodok swike yang sudah kondisi dikuliti harganya Rp 60 ribu per kilo ukuran besar isi 23 dan ukuran jumbo isi 14 harganya Rp 80 ribu per kg.

pengolahan katak sendiri rupanya cukup menguntungkan. Hal ini diakui oleh Arma, salah seorang warga asal Cirebon yang pekerjaan sehari-harinya menerima katak dari para pengobor (pencari katak) kemudian diolah dan dijual lagi.

Terdapat dua jenis katak yang diolah oleh Arma, yaitu katak sawah dan katak gunung. Per 1 kuintal katak hasil tangkapan pengobor biasanya dibayar Rp 100 ribu oleh Arma. Sehari ia dapat mengumpulkan 2-4 kuintal katak. “Saya punya 10 pengobor dari daerah sini. Kadang ada juga pengobor dari daerah lain. Kalau lagi bagus bisa sampai empat kuintal, kalau sepi ya satu kuintalan,” ungkap Arma, seperti dilansir Detik.

Pria satu ini mempekerjakan sejumlah perempuan untuk mengolah katak. dan bagian organ dalamnya dipisahkan, kemudian hanya daging katak saja yang dijual ke rumah makan dan sejumlah perusahaan. “Kalau ke pengepul lagi harganya Rp 42 ribu per kilogram, kalau ke restoran bisa sampai Rp 60 ribu per kilogramnya,” bebernya.

Tak hanya bagian daging saja, kulit dan organ dalam katak pun dapat dijual ke pembudidaya lele. Adapun untuk seember kulit dan organ dalam katak bisa dijual dengan harga Rp 20 ribu per ember ukuran besar. “Alhamdulillah bisa dijual semua. Bisa jadi duit semua. Kalau dijual ke perusahaan itu, sebenarnya untuk dijual lagi ke luar negeri, ada yang ke , Singapura, dan lainnya,” ucapnya.

Loading...