Harga Capai Jutaan Rupiah, Adakah Layanan Memutihkan Gigi di Puskesmas?

Memutihkan Gigi - student.unud.ac.idMemutihkan Gigi - student.unud.ac.id

Memiliki gigi yang putih dan bersih tentunya menjadi dambaan setiap orang. Namun makanan dan minuman yang dikonsumsi serta hidup rupanya bisa mengakibatkan gigi seseorang tak lagi putih dan bersih. Oleh sebab itu saat ini banyak orang yang memutuskan melakukan berbagai cara untuk memutihkan giginya kembali, baik dengan cara membersihkan karang gigi maupun bleaching. memutihkan gigi sendiri cukup bervariasi, tergantung di klinik mana pasien melakukannya.

Karena konsepnya berhubungan dengan atau estetik, yang dibutuhkan untuk whitening gigi pun cukup mahal. Di klinik-klinik gigi biasanya untuk memutihkan gigi bisa dikenai tarif hingga Rp 1,75 juta. Sayangnya layanan memutihkan gigi tidak tersedia di Puskesmas. Puskesmas biasanya melayani -prosedur seperti pembersihan karang gigi (scaling), cabut gigi, tambal gigi, dan sebagainya.

Hal ini diungkapkan langsung oleh salah seorang yang praktik di Puskesmas Surabaya. “Puskesmas tidak melayani pemutihan gigi, silakan datang dan konsultasikan ke gigi yang melayani estetika gigi,” kata drg. Dio Nella, seperti dilansir dari pribadinya.

Proses bleaching atau memutihkan gigi sendiri biasanya akan menggunakan zat pemutih gigi yang dioleskan pada bagian mahkota gigi. Daya tahan whitening gigi sendiri sifatnya hanya sementara, antara 3-6 bulan saja. Bleaching pun biasanya hanya diperbolehkan untuk orang-orang yang mempunyai gigi sempurna, yakni tidak memiliki retak, berlubang, atau terkikis. Sebab bila ada permasalahan pada gigi dan memaksakan untuk whitening justru akan menimbulkan efek samping seperti hypersensitive atau ngilu berlebihan pada gigi.

“Kalau bleaching ada cairannya khusus memutihkan gigi yang dioleskan. Daya tahan paling lama setahun dan nantinya warna gigi bisa kembali seperti semula. Penggunaannya pada momen tertentu. Misalnya saat tampil, lomba, show, atau pernikahan. Melakukan Bleaching rutin juga tidak disarankan, karena zatnya keras dan berbahaya bagi gigi,” jelas Kepala Puskesmas Bontang Utara I, drg Erwin Wahyudion, seperti dilansir Prokal.

Prosedur memutihkan gigi biasanya menghabiskan waktu sekitar 2 jam. “Itu warnanya bisa 10 tingkat lebih cerah. Tapi hasilnya nggak sama untuk setiap orang. Sama kayak warna kulit, tergantung dengan maksimalnya warna gigi,” papar drg Prita Widianti, dokter gigi dari RS Metropolitan Medical Centre.

Menurut drg. Prita, bleaching atau whitening tak mengikis lapisan enamel gigi, sebab sistemnya mencerahkan. Karena dilakukan dengan cara memasukkan gel peroksida, maka terkadang hal ini bisa menimbulkan ngilu. “Ngilu itu wajar, karena gigi itu ada pori-porinya. Nah, saat gel peroksida itu masuk ke dalam pori-pori kadang ada ngilu. Tapi whitening system sekarang sudah ada anti ngilunya, jadi di rumah bisa dipakai. Intinya tidak mengikis gigi sama sekali,” tandasnya.

Loading...