Diproduksi Menjadi Selai, Berapa Harga Bunga Rosella Basah?

Harga Bunga Rosella - id.pinterest.comHarga Bunga Rosella - id.pinterest.com

Rosella menjadi tanaman yang kaya manfaat, tak heran jika jualnya relatif tinggi. ini lebih banyak diproduksi sebagai teh atau di . Namun, salah satu rumahan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuat inovasi baru selai dari bunga rosella. baku rosella basah sendiri diperoleh dari warga sekitar yang menanamnya.

“Cita khas selai ini menjadi daya tarik tersendiri. Terlebih, bunga rosella menawarkan khasiat baik bagi , sehingga lebih sehat dan enak,” ujar Nurdin Nurdiansah, pemilik home industri.

Rosella yang selama ini dikenal sebagai bunga, sebenarnya adalah kelopak buah. Karena bentuknya seperti bunga, maka orang kebanyakan menyebutnya bunga rosella. Tumbuhan ini berasal dari tropis Afrika dan terdapat lebih dari 100 varietas rosella yang tersebar di seluruh dunia.

Rosella memiliki nama latin Hibiscus Sabdariffa dan termasuk dalam keluarga Malvaceae. Tanaman ini hanyalah tanaman perdu yang dianggap gulma. Namun saat ini, rosella dikenal di berbagai penjuru dunia, karena selain bunganya yang cantik juga kaya manfaat. Dari berbagai hasil penelitian, rosella memiliki kandungan beberapa macam zat penting yang bermanfaat untuk kesehatan.

Di Indonesia, rosella mulai dikenal pada tahun 1576. Saat itu, seorang ahli botani asal Belanda bernama M. de L’Obel menemukan tanaman ini ditanam di halaman sebuah rumah di Pulau Jawa. Diduga tanaman ini dibawa oleh pedagang India saat datang ke Indonesia sekitar abad ke-14. Tanaman berwarna merah mencolok ini mengundang keingintahuannya. Hanya saja, saat itu rosella belum banyak diketahui manfaatnya, sehingga masyarakat hanya menanamnya sebagai tanaman hiasan di depan rumah.[1]

Bunga rosella basah yang ditawarkan di situs jual beli online saja berkisar harga Rp123 ribu per kilogram. Tak heran, jika Nurdin mengaku beruntung bisa membeli bahan baku tersebut dari warga sekitar saja.Selai bunga rosella termasuk produk terbaru yang kini mulai diminati masyarakat dari berbagai daerah. Sejak mendirikan usaha rumahan pada 2020 lalu, Nurdin telah memproduksi teh dan sirup bunga rosella.

“Industri rumahan kami masih menggunakan peralatan manual dengan memberdayakan warga sekitar,” tambah warga Kampung Mekarwangi RT 018/010 Desa Pasiripis, Kecamatan Surade itu.

Pria usia 32 tahun tersebut mengungkapkanbahan baku dari bunga rosella yang digunakan untuk selai harus memenuhi kriteria yakni sudah berusia 4 – 5 bulan. Cara pembuatannya juga terbilang mudah. Bunga rosella basah kemudian dibersihkan terlebih dulu, lalu direbus. Setelah panas, baru kelopak rosella dimasukkan ke air mendidih dan diaduk selama 1 jam. Nurdin menambahkan gula pasir secukupnya sebagai pemanis.

“Pemasaran selain di wilayah Pajampangan, juga via Online, Facebook, Twitter dan WhatsApp dengan harga jual Rp25 ribu per 250 gram,” pungkasnya.

[1]Haidar, Zahra. Si Cantik Rosella: Bunga Cantik Berjuta Khasiat (Jakarta: Edumania, 2016), Hlm. 5-14

Loading...