Harga Bitcoin Melonjak $ 1.200 Menyusul Spekulasi Ditetapkannya Regulasi di AS

Bitcoin

mata uang digital bitcoin melonjak ke rekor tertinggi di atas $ 1.200 pada hari Jumat (24/2) lalu karena para berspekulasi bahwa pertukaran (exchange-trade fund) bitcoin perdana akan segera dilakukan di setelah adanya persetujuan regulasi yang mengatur mata uang digital tersebut.

Akan tetapi, sebagian besar pemain keuangan tradisional telah menjauhi ‘cryptocurrency’ berbasis web tersebut karena menganggap bitcoin terlalu fluktuatif, rumit dan berisiko, serta meragukan yang terkandung di dalamnya.

Namun mata uang yang diciptakan sejak tahun 2008 ini memiliki yang lebih baik dibandingkan mata uang lain setiap tahunnya sejak 2010, kecuali pada tahun 2014 ketika bitcoin tercatat sebagai mata uang berkinerja terburuk dan telah menambah hampir seperempat nilainya sepanjang tahun ini.

Nilai bitcoin melonjak hingga level $ 1.200 per bitcoin atau sekitar Rp 15.996.000 pada awal perdagangan Asia di bursa Bitstamp Eropa, sebelum berkurang menjadi sekitar $ 1.190. Beberapa analis mengatakan persetujuan dari ETF bitcoin akan membuat mata uang ini relatif menarik bagi para investor institusional yang selama ini kerap berhati-hati dalam mengambil keputusan.

Namun meski memiliki potensi manfaat tinggi, korelasi rendah dengan aset dan mata uang lainnya, serta meningkatkan likuiditas, ada beberapa bukti bahwa sebagian besar pemain utama sedang mempertimbangkan investasi dalam mata uang digital.

Tiga ETF yang melacak nilai bitcoin telah diajukan pada US Securities and Exchange Commission untuk meminta persetujuan. SEC akan memberi keputusan pada 11 Maret apakah akan menyetujui salah satu dari yang telah diajukan sejak 4 tahun lalu oleh investor Cameron dan Tyler Winklevoss. Jika disetujui, maka itu akan menjadi ETF bitcoin pertama yang dikeluarkan dan diatur oleh badan AS.

Bitcoin sendiri saat ini penggunaannya tengah dikontrol oleh pemerintah China karena para penduduk di sana diduga menggunakan bitcoin untuk memindahkan uang mereka melintasi perbatasan. Bitcoin memang sejak awal sudah didesain hampir tak bisa dilacak. Hal itulah yang menyebabkan bitcoin makin tenar di gelap internet. Di samping itu, pemerintah di seluruh dunia juga semakin memantau penggunaan bitcoin dalam kegiatan kriminal serta potensi penggelapan pajak.

Loading...