IRS Layangkan Peringatan Pajak, Harga Bitcoin & Ethereum Kompak Turun Drastis

Bitcoin dan ethereum melemahHarga bitcoin dan Ethereum hari ini, Minggu (28/7), terpantau merosot cukup tajam - www.finder.com

bitcoin hari ini, Minggu (28/7), terpantau merosot cukup tajam sebesar 6,53%, menjauh dari level 10.000 dan kini bertengger di angka 9.469,69 atau Rp 132,5 jutaan setelah dibuka pada posisi 10.131,66. Sepanjang hari ini, BTC telah bergerak pada rentang angka 9.306,10 hingga 10.134,52 dengan kapitalisasi mencapai USD 168,87 miliar.

Bitcoin telah bergerak cukup liar sepanjang tahun 2019, datang dari posisi terendah di pasar bearish kisaran USD 3.000 hingga mencapai USD 14.000, sebelum akhirnya jatuh kembali di bawah USD 10.000 dan berpotensi turun lebih lanjut apabila bulls tak mampu merebut kembali wilayah yang hilang.

Sejak Bitcoin meninggalkan posisi terendahnya di pasar pada bulan April dan melanjutkan reli parabola, para dan pedagang crypto telah ‘membeli mode penurunan’. Di pasar bullish sebelumnya, BTC jarang terkoreksi lebih dari 30%, dan biasanya ketika itu terjadi merupakan peluang yang terbaik untuk melakukan pembelian. Strategi tersebut telah melekat di masyarakat luas, dan mereka akan selalu siap membeli aset crypto setiap kali turun, sehingga membantunya untuk terus melanjutkan rally.

Penurunan harga bitcoin ini kemungkinan berasal dari kekhawatiran para investor Amerika Serikat mengenai skenario terburuk yang bisa saja terjadi terkait kripto. Warga takut dengan peraturan yang akan datang, ketidakpastian tentang IRS dan mengingat terbitnya beberapa surat peringatan, dan masih banyak lagi kekhawatiran lainnya.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin belum lama ini telah memperingatkan bahwa bitcoin tidak akan banyak digunakan dalam sepuluh tahun mendatang, sementara Internal Revenue Service (IRS) menindak pemegang yang dianggap belum membayar pajak mereka. “Saya dapat meyakinkan Anda bahwa saya secara pribadi tidak akan menggunakan bitcoin dalam 10 tahun,” ujar Mnuchin pada CNBC, seperti dilansir Forbes.

Di sisi lain, IRS minggu ini mulai mengirim surat kepada sekitar 10.000 warga AS yang memiliki bitcoin atau digital lain yang dianggap gagal membayar pajak yang sesuai. “IRS memperluas upaya kami yang melibatkan virtual, termasuk peningkatan penggunaan analisis data. Kami fokus pada menegakkan hukum dan membantu wajib pajak memahami dan memenuhi kewajiban mereka,” kata Komisaris IRS Chuck Rettig dalam sebuah pernyataan.

Sementara itu, juga bernasib serupa. Hari ini mata uang digital terpopuler kedua setelah bitcoin itu juga anjlok 6,71% ke posisi USD 207,61 atau Rp 2,9 jutaan setelah dibuka di level USD 222,54. Sepanjang perdagangan hari ini, telah diperdagangkan pada kisaran USD 203,02 hingga USD 222,56 dengan pangsa pasar mencapai USD 22,22 miliar.

Loading...