Dapat Deteksi Adanya Tumor atau Kanker, Berapa Harga Biopsi Payudara?

Biopsi Payudara untuk Deteksi Kanker - id.pinterest.comBiopsi Payudara untuk Deteksi Kanker - id.pinterest.com

Biopsi payudara merupakan pengambilan sampel dari payudara untuk mendeteksi adanya kelainan. Prosedur tersebut juga berguna untuk mengevaluasi apakah benjolan pada payudara bersifat ganas atau . Sampel yang diambil dari biopsi payudara dipakai untuk mendeteksi abnormalitas pada sel-sel payudara yang menyebabkan terbentuknya benjolan. Sel atau yang diambil nantinya diperiksa di untuk mengetahui apakah ada kanker payudara. Lalu, berapa biaya biopsi payudara?

Biaya biopsi payudara berkisar jutaan . Sebagai , di Beacon Hospital Selangor biaya biopsi payudara ditarik sekitar Rp6.876.000. Biaya biopsi payudara yang berlaku di bisa saja berbeda-beda.

“Biopsi merupakan suatu prosedur invasif namun memungkinkan dokter untuk memperoleh diagnosis yang lebih baik mengenai apa yang terjadi di dalam benjolan yang terdapat pada payudara. Hanya melalui biopsy dokter dapat mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi di dalam benjolan tersebut,” ungkap Dr Wee Siew Bock, seorang dokter spesialis bedah dari Wee Breast & General Surgery, seperti dilansir Parkwaycancercentre.

Selama ini banyak berkembang pemahaman yang salah bahwa prosedur pemeriksaan biopsi dapat membuat kanker semakin parah. Anggapan itu tersalah salah. Dokter bedah onkologi dari Rumah Sakit Kanker Dharmais, dr. Bob Andinata, SpB (K) Onk. menegaskan tujuan biopsi untuk menentukan yang akan digunakan usai sifat tumor diketahui.

“Mereka pikir biopsi lah yang membuat kanker semakin berkembang. Padahal mereka sudah terlambat membawanya ke rumah sakit. Bahkan setelah biopsi, ada yang baru kembali ke rumah sakit setahun kemudian. Ya, pasti sudah telat,” papar dr. Bob.

Menurutnya, jika semakin awal dilakukan pemeriksaan dan pengobatan, maka harapan hidup pasien dengan kanker payudara akan semakin tinggi. Bahkan untuk stadium 0-1 angka harapan hidupnya dapat mencapai 100 persen. Kemudian untuk stadium 2 adalah 80-90 persen, stadium 3 adalah 40-50 persen, dan stadium lanjut atau stadium 4 hanya 20 persen.

Dr Bob pun menyarankan supaya para perempuan yang merasa mempunyai benjolan tanpa nyeri dan sakit agar tidak perlu takut untuk memeriksakan diri ke rumah sakit atau melakukan biopsi. Pasalnya, tidak semua benjolan yang muncul di payudara merupakan tumor ganas atau kanker.

Loading...