Termasuk Kebutuhan Pasangan yang Akan Menikah, Segini Harga Edit Foto Prewedding

Termasuk Kebutuhan Pasangan yang Akan Menikah, Segini Harga Edit Foto PreweddingIlustrasi: hasil editan foto prewedding

Menjalani sesi pre-wedding sudah menjadi salah satu kebutuhan bagi para pasangan yang hendak menikah. Dengan mengabadikan sebelum menikah, mereka akan memiliki banyak dokumentasi untuk dipamerkan bahkan ketika pesta resepsi. Biaya foto pre-wedding memang tidak murah. Pasalnya menjalani foto pre-wedding di foto biasanya menyangkut banyak aspek, mulai dari pemilihan , lokasi, riasan, hingga harga edit foto pre-wedding.

Di beberapa penyedia jasa, layanan edit foto pre-wedding dikenai sangat beragam, berkisar antara Rp10 ribuan hingga Rp199 ribu per foto. Pemotretan pre-wedding pun tak bisa dilakukan secara tergesa-gesa atau sembarangan supaya hasilnya bagus. Menurut fotografer profesional Rio Motret, foto pranikah sebaiknya dilakukan 3-6 bulan sebelum hari . “Karena foto pre-wedding itu tidak asal foto. Ada proses editing, proses meeting yang berkali-kali agar apa yang diinginkan oleh klien itu dapat banget,” kata Rio di Jakarta, seperti dilansir Tempo.

Lebih lanjut Rio menuturkan, untuk lokasi apabila calon mempelai tertarik untuk memilih destinasi luar negeri, maka 2 destinasi yang banyak dijadikan lokasi pre-wedding favorit adalah di Paris dan Jepang. Menurut Rio, kedua itu disukai karena banyak tiket pesawat promo dengan harga terjangkau untuk ke sana dan pengurusan dokumen pun tak terlalu rumit.

Sedangkan untuk destinasi dalam negeri, rupanya Sumba dan Bali masih jadi lokasi pre-wedding yang paling nge-. “Mau di dalam negeri atau luar negeri hasilnya pasti sama-sama bagus. Hanya preferensi pasangan saja yang berbeda,” terang Rio. Sedangkan untuk latar foto, tiap pasangan pun biasanya memiliki impian masing-masing yang bisa disesuaikan dengan keinginan mereka. “Bisa yang arsitektural atau bunga-bunga. Bisa juga gedung tua atau yang Jepang sekali, oriental,” katanya.

Lantas, bagaimana dengan pasangan yang sibuk atau karena alasan lain sulit untuk melakukan foto pre-wedding sejak jauh-jauh hari? Rupanya Rio lebih menyarankan untuk memilih konsep pemotretan pre-wedding yang sederhana dan di wilayah sekitar tempat tinggal saja. “Diakalinya dengan konsep yang jangan terlalu memakan waktu. Jangan terlalu pergi atau keluar dari kotanya sendiri. Mungkin bisa kita akali dengan indoor atau lokasi masih di Jakarta kalau asalnya Jakarta,” terang Rio.

Loading...