Harga Bersaing, Semar Nusantara Tawarkan Emas Mulai Kadar 50-75 Persen

Harga emas - Tribunnews.comHarga emas - Tribunnews.com

mulia seperti memang tak pernah surut. Dulunya aset dalam bentuk atau logam mulia lainnya mungkin hanya disenangi oleh kalangan yang sudah berumur. Namun kini generasi milenial pun juga sudah banyak yang melirik investasi di bidang , baik dan juga perhiasan. Salah satu toko yang cukup adalah Toko Semar Nusantara. Perusahaan ini telah lebih dari 30 tahun berkecimpung di bidang perhiasan , berlian, dan batu permata.

“Ada satu lagi yang spesial dari Semar Nusantara, kami menyediakan emas dari kadar 50 persen dan 75 persen. Khususnya yang di kadar 50 karat potongan jualnya sangat ringan, Rp 10 ribu , jadi pembeli nggak banyak rugi,” kata Alpin Gotama, pemilik Toko Emas Semar Nusantara, seperti dilansir RmolJateng.

Adapun emas Semar Gold per tanggal 14 Februari 2019 adalah Rp 583 ribu, kadar emas 50% kuning mulai Rp 320 ribu per gram, emas putih mulai sekitar Rp 325 ribu per 1 gram. Kemudian untuk kadar 75 persen kuning mulai sekitar Rp 495 ribu per gram, putih mulai Rp 500 ribu per gram. Sedangkan per tanggal 15 Februari 2019, beli kembali (buyback) Rp 586 ribu per gram dan jual emas Rp 601 ribu per gram.

Toko Emas Semar Nusantara juga menawarkan keuntungan berinvestasi Semar Gold dengan selisih harga jual beli yang sangat terbuka dan menguntungkan. Adapun untuk produk emas perhiasan kadar 75% tersedia dalam berbagai wujud, mulai dari anting, cincin, gelang, kalung, liontin, maupun perhiasan 1 set. “ perhiasan emas dengan kadar 50% mendominasi, bahkan mengimbangi kadar 75% yang umumnya dibeli konsumen,” sambung Alpin.

Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap emas dengan kadar menengah ini karena selain disebabkan harga yang relatif lebih terjangkau, juga karena kualitas produk yang bagus. “Kadar 50% yang kami jual kualitasnya bagus dan diuji oleh pabrik. Selain itu, model atau desain selalu up to date . Kami juga memberikan potongan harga jual lebih ringan sehingga banyak diminati konsumen,” tegasnya.

Loading...