Tersedia Banyak Pilihan, Berapa Harga Benih Jagung per Kg?

Harga Benih Jagung per KgIlustrasi : Tanaman jagung di ladang - www.ceriasihat.com

JAKARTA – Selain padi, merupakan salah satu bahan pangan yang juga dikonsumsi oleh sebagian masyarakat . Karena itu, tidak mengherankan jika kemudian banyak dalam negeri yang tanaman tersebut. Untuk jagung, tidaklah sulit karena sudah tersedia berbagai merk dan benih jagung, yang rata-rata dengan harga puluhan ribu rupiah per kg.

Jika Anda menelusuri sejumlah situs jual beli online, ada banyak atau pedagang yang menawarkan benih jagung dalam sejumlah merk. Benih jagung hibrida merk BETRAS misalnya, dijual dengan harga Rp66.900 per kg, sedangkan harga benih jagung hibrida BISI 18 berkisar Rp77.900 per kg. Merk lainnya, benih jagung hibrida NK6172 Perkasa yang ditawarkan Rp95.000 per kg, Pertiwi 3 dengan harga Rp52.000 per kg, hingga Pioneer P36 dengan banderol Rp88.000 per kg.

Tak hanya lewat platform e-commerce, konsumen pun bisa mendapatkan bibit jagung di beberapa toko bahan . Salah satu toko menawarkan benih jagung BISI-2 dengan harga Rp80 ribuan per kg, sedangkan benih jagung BISI 18 dijual Rp100 ribuan per kg. Untuk kemasan yang lebih kecil, ada benih jagung manis Exotic 250 gram dengan harga Rp135 ribuan.

Selain merk-merk impor, sekarang memang tengah mengajak petani untuk memakai benih jagung lokal. Di kawasan Desa Gunung Melati, Batu Ampar, Tanah Laut, Kalimantan Selatan misalnya, beberapa waktu lalu dilaksanakan raya jagung hibrida JH37 yang merupakan produksi dalam negeri. “Bibit jagung hibrida JH37 Katuju ini mampu bertahan terhadap perubahan cuaca, berbeda dengan bibit impor yang tidak mampu menghadapi perubahan cuaca,” ucap Pejabat Gubernur Kalimantan Selatan, Dr. Safrizal Z.A.

“Harga jual jagung Katuju ini, yaitu Rp6.000 per tongkol dan Rp20.000 untuk jagung pipil dengan kadar air 15. Hasil produksi jagung hibrida ini sendiri mampu penuhi 50 persen kebutuhan produksi pada dua pabrik pakan ternak yang ada di Tanah Laut,” timpal Bupati Tanah Laut, Sukamta. “Semoga hasil pertanian kabupaten-kabupaten lain di Kalimantan Selatan dapat memenuhi kebutuhan bahan baku sepenuhnya dan tidak perlu lagi mendatangkan dari daerah lain.”

Loading...